home edukasi & pesantren

Polri Ajak Mantan Pimpinan JI Edukasi Santri soal Bahaya Radikalisme

Selasa, 15 Maret 2022 - 10:05 WIB
Polri hadirkan mantan pimpinan Jamaah Islamiyah (JI), Nasir Abas untuk memberikan pemahaman kontra-radikal di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Hidayatullah Batakte, Kupang. Foto: Humas Polri.
Polri hadirkan mantan pimpinan Jamaah Islamiyah (JI), Nasir Abas untuk memberikan pemahaman kontra-radikal di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Hidayatullah Batakte, Kupang. Nasir bicara soal Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Ia melihat, terdapat banyak kelompok yang berusaha memecah-belah bangsa Indonesia dengan menyebarkan paham-paham radikal dan intoleran. Menurut dia, ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Pancasila mengandung nilai-nilai yang sangat cocok dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang sangat menjunjung sikap menghormati dan menghargai antar umat beragama dan berbudaya. Nasir berpesan agar generasi muda menyebarkan kedamaian dan rasa toleran.

Baca Juga:Santri Merokok, Haruskah Dikeluarkan dari Pondok Pesantren?



"Apabila sudah terlibat dalam tawuran yang menimbulkan kerusakan, maka berdampak pada kerugian-kerugian yang lain sehingga menjadi lirik oknum tak bertanggungjawab yang ingin memanfaatkan generasi muda terjerumus dalam sikap intoleran dan radikalisme,” katanya, Senin (14/3/2022) kemarin.

Ketua Pembina Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Hidayatullah Batakte, Ustaz Usman Mamang mengucapkan terima kasih atas kepedulian Mabes Polri terhadap para generasi muda, khususnya santriwan dan santriwati untuk mencegah bahaya radikalisme.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
polri deradikalisasi pesantren
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya