Saudi Fund for Development Letakkan Batu Pertama untuk 3 Proyek di Indonesia
Muhajirin
Kamis, 17 Maret 2022 - 15:59 WIB
Penandatanganan bantuan Saudi Fund for Development (foto: rilis SFD)
Sultan Abdulrahman Al-Marshad, CEO Saudi Fund for Development (SFD), meletakkan batu pertama untuk tiga proyek pembangunan di Indonesia.
Ketiga proyek tersebut dialokasikan untuk pengembangan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pengembangan UIN Maulana Malik Ibrahim di kota Malang Jawa Timur, dan pembangunan Rumah Sakit Universitas Bengkulu di Pulau Sumatera.
Saudi Fund for Development (SFD) telah berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan proyek-proyek tersebut dengan memberikan beberapa pinjaman lunak sebesar USD 110,6 juta.
Al-Marshad mengunjungi Indonesia untuk menghadiri serangkaian acara seremonial yang menandai fase pengembangan proyek selanjutnya. Selain delegasi perwakilan dari SFD, sejumlah pejabat dari Universitas Negeri Jakarta turut serta dalam peletakan batu pertama di proyek tersebut, sekaligus merayakan dimulainya pembangunan proyek tersebut.
Baca juga: Arab Saudi Izinkan Lagi Buka Puasa Ramadhan di Masjidil Haram
Tamu yang hadir dalam rangkaian acara seremonial, antara lain: Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Teknologi RI, Ibu Suharti Sutar; Rektor Universitas Negeri Jakarta, Dr. Komarudin MSi; dan Wakil Duta Besar Arab Saudi, Bapak Yahya Al Qahtani.
Pinjaman lunak yang diberikan IMF sebesar USD 32,7 juta akan membantu pembiayaan proyek tersebut. Proyek tersebut terdiri dari empat bangunan dengan luas total sekitar 37.000 meter persegi, termasuk fasilitas pendidikan, ruang kelas, perpustakaan, ruang multifungsi, ruang audio visual, dan ruang lokakarya.
Ketiga proyek tersebut dialokasikan untuk pengembangan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pengembangan UIN Maulana Malik Ibrahim di kota Malang Jawa Timur, dan pembangunan Rumah Sakit Universitas Bengkulu di Pulau Sumatera.
Saudi Fund for Development (SFD) telah berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan proyek-proyek tersebut dengan memberikan beberapa pinjaman lunak sebesar USD 110,6 juta.
Al-Marshad mengunjungi Indonesia untuk menghadiri serangkaian acara seremonial yang menandai fase pengembangan proyek selanjutnya. Selain delegasi perwakilan dari SFD, sejumlah pejabat dari Universitas Negeri Jakarta turut serta dalam peletakan batu pertama di proyek tersebut, sekaligus merayakan dimulainya pembangunan proyek tersebut.
Baca juga: Arab Saudi Izinkan Lagi Buka Puasa Ramadhan di Masjidil Haram
Tamu yang hadir dalam rangkaian acara seremonial, antara lain: Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Teknologi RI, Ibu Suharti Sutar; Rektor Universitas Negeri Jakarta, Dr. Komarudin MSi; dan Wakil Duta Besar Arab Saudi, Bapak Yahya Al Qahtani.
Pinjaman lunak yang diberikan IMF sebesar USD 32,7 juta akan membantu pembiayaan proyek tersebut. Proyek tersebut terdiri dari empat bangunan dengan luas total sekitar 37.000 meter persegi, termasuk fasilitas pendidikan, ruang kelas, perpustakaan, ruang multifungsi, ruang audio visual, dan ruang lokakarya.