Sistem Pendidikan Menurut Al-Qur'an, Sinergi Proses Ta'lim dan Tarbiyah
Muhajirin
Kamis, 17 Maret 2022 - 18:00 WIB
Ustadz Adi Hidayat (foto: istimewa)
Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) menekankan, proses belajar dalam Al-Qur'an sangat sempurna. Belajar merupakan salah karakter dasar yang melekat pada nilai-nilai kemanusiaan.
Aspek pembelajaran harus diterjemahkan berdasarkan dalil-dalil Al-Qur'an agar tujuan belajar bisa tercapai. Dalam Al-Qur'an ada dua istilah yang selalu bersandingan yakni ta'lim (pengajaran) dan tarbiyah (pendidikan/merawat).
"Pertanyaannya, bagaimana menerjemahkan aspek pembelajaran ini, sehingga jadi sistem yang terukur, sehingga semua potensi pengetahuan bisa dikeluarkan dengan baik, dan menghasilkan hasil paling purna. Ada pendidikan, ada pengajaran, itu berbeda," kata UAH melalui Akhyar TV, dikutip Kamis (17/3/2022).
Al-Qur'an memisahkan dua bagian tersebut, yakni ta'lim dan tarbiyah. Pengajaran dibahasakan dengan kata ta'lim. Ta'lim artinya hanya sekadar transformasi pengetahuan kepada murid. Namun, jika proses transformasi itu disertai dengan perhatian, perawatan, melihat aspek pertumbuhan serta kekurangan dan kelebihan murid maka berubah menjadi tarbiyah.
Baca juga: Juru Damai, Posisi Umat Islam di Tengah Konflik Rusia-Ukraina
"Tarbiyah dari kata rabba yurabbi, yang melakukan disebut murabbi. Jadi di Al-Qur'an ada istilah pendidikan dan pengajaran. Keduanya disatukan membentuk sinergi yang sangat luar biasa," kata UAH.
Al-Qur'an selalu mengarahkan agar pengetahuan ditransfer kepada murid dengan memperhatikan, menyempurnakan kekurangan dan mempertahankan kelebihan, lalu dibimbing sampai muncul kualitas yang luar biasa.
Aspek pembelajaran harus diterjemahkan berdasarkan dalil-dalil Al-Qur'an agar tujuan belajar bisa tercapai. Dalam Al-Qur'an ada dua istilah yang selalu bersandingan yakni ta'lim (pengajaran) dan tarbiyah (pendidikan/merawat).
"Pertanyaannya, bagaimana menerjemahkan aspek pembelajaran ini, sehingga jadi sistem yang terukur, sehingga semua potensi pengetahuan bisa dikeluarkan dengan baik, dan menghasilkan hasil paling purna. Ada pendidikan, ada pengajaran, itu berbeda," kata UAH melalui Akhyar TV, dikutip Kamis (17/3/2022).
Al-Qur'an memisahkan dua bagian tersebut, yakni ta'lim dan tarbiyah. Pengajaran dibahasakan dengan kata ta'lim. Ta'lim artinya hanya sekadar transformasi pengetahuan kepada murid. Namun, jika proses transformasi itu disertai dengan perhatian, perawatan, melihat aspek pertumbuhan serta kekurangan dan kelebihan murid maka berubah menjadi tarbiyah.
Baca juga: Juru Damai, Posisi Umat Islam di Tengah Konflik Rusia-Ukraina
"Tarbiyah dari kata rabba yurabbi, yang melakukan disebut murabbi. Jadi di Al-Qur'an ada istilah pendidikan dan pengajaran. Keduanya disatukan membentuk sinergi yang sangat luar biasa," kata UAH.
Al-Qur'an selalu mengarahkan agar pengetahuan ditransfer kepada murid dengan memperhatikan, menyempurnakan kekurangan dan mempertahankan kelebihan, lalu dibimbing sampai muncul kualitas yang luar biasa.