Calon Pemilik Baru Chelsea Disebut Anti-Islam
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 23 Maret 2022 - 14:48 WIB
Stadion Stamford Bridge kandang Chelsea FC. (Foto: Langit7.id/iStock)
Keluarga Ricketts digadang-gadang bakal menjadi calon pemilik baru Chelsea setelah dilepas Roman Abramovich. Namun, hal tersebut menemui masalah besar lantaran keluarga Ricketts disebut anti-Islam.
Roman Abramovich memutuskan untuk menjual klub yang dibelinya sejak 2003 silam itu dengan nilai Rp57,6 triliun. Keputusannya menjual Chelsea diketahui untuk membantu para korban di Ukraina setelah dihantam invasi Rusia.
Baca Juga:Tampil Acak-acakan, Potret Roman Abramovich Viral
Kini, salah satu kandidat calon pemilik Chelsea, Joe Ricketts berpeluang besar mengakuisisi klub yang berbasis di London tersebut. Namun, upaya itu ditentang para supporter Chelsea yang khawatir kedatangan Ricketts memberikan dampak negatif.
Melansir Dailymail, Rabu (23/3/2022), nama Joe Ricketts ramai diperbincangkan oleh publik karena menggambarkan Muslim sebagai 'musuh'. Hal itu diketahui dalam sebuah email yang bocor tahun 2012.
"Kristen dan Yahudi dapat saling menghormati satu sama lain untuk menciptakan masyarakat sipil. Seperti yang Anda tahu, Islam tidak bisa melakukan itu," tulis Joe Ricketts dalam emailnya.
"Oleh karena itu kita tidak akan pernah membiarkan Islam menjadi bagian besar dari masyarakat kita. Muslim secara alami adalah musuh saya (kita) karena antagonisme dan bias mereka yang mendalam terhadap non-Islam," lanjutnya.
Roman Abramovich memutuskan untuk menjual klub yang dibelinya sejak 2003 silam itu dengan nilai Rp57,6 triliun. Keputusannya menjual Chelsea diketahui untuk membantu para korban di Ukraina setelah dihantam invasi Rusia.
Baca Juga:Tampil Acak-acakan, Potret Roman Abramovich Viral
Kini, salah satu kandidat calon pemilik Chelsea, Joe Ricketts berpeluang besar mengakuisisi klub yang berbasis di London tersebut. Namun, upaya itu ditentang para supporter Chelsea yang khawatir kedatangan Ricketts memberikan dampak negatif.
Melansir Dailymail, Rabu (23/3/2022), nama Joe Ricketts ramai diperbincangkan oleh publik karena menggambarkan Muslim sebagai 'musuh'. Hal itu diketahui dalam sebuah email yang bocor tahun 2012.
"Kristen dan Yahudi dapat saling menghormati satu sama lain untuk menciptakan masyarakat sipil. Seperti yang Anda tahu, Islam tidak bisa melakukan itu," tulis Joe Ricketts dalam emailnya.
"Oleh karena itu kita tidak akan pernah membiarkan Islam menjadi bagian besar dari masyarakat kita. Muslim secara alami adalah musuh saya (kita) karena antagonisme dan bias mereka yang mendalam terhadap non-Islam," lanjutnya.