Kotak Hitam China Airlines Ditemukan, Kondisi Rusak Parah
Ummu hani
Kamis, 24 Maret 2022 - 14:05 WIB
Ilustrasi black box atau kotak hitam pesawat terbang. Foto: Langit7.id/iStock
Kotak hitam atau black boxatau kotak hitam dari pesawat Boeing 737-800 China Eastern Airlines akhirnya ditemukan meski dalam kondisi rusak parah. Direktur divisi investigasi kecelakaan Otoritas Penerbangan Sipil China, Mao Yanfeng mengatakan kotak yang baru ditemukan merupakan salah satu dari dua yang ada di dalam pesawat.
"Kondisi bagian luar kotak hitam rusak parah tapi unit di dalamnya utuh. Nanti jika kedua perekam ditemukan, baru kami akan analisis dan mengetahui lebih banyak tentang penyebab kecelakaan itu," tutur Mao, melansir dari USA Today, Kamis (24/3/2022).
Baca Juga:Selain China Airlines, Ini 3 Kecelakaan Paling Mengerikan Pesawat Boeing 737 Series
Sebagai informasi, Boeing 737-800 China Eastern Airlines memiliki dua kotak hitam, yakni kotak perekam data, dan perekam kokpit. Kotak perekam data penerbangan menangkap informasi di pesawat termasuk kecepatan udara, ketinggian, kinerja sistem, dan arah. Sementara perekam kokpit menangkap percakapan pilot dan kemungkinan kebisingan dari pesawat.
Pejabat China juga mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan, penyebab kecelakaan yang menewaskan 132 orang di dalam pesawat itu. "Cuaca normal selama penerbangan, pesawat tidak memiliki masalah dalam catatan perawatannya, dan kru berkomunikasi dengan pengontrol lalu lintas udara sebelum pesawat tiba-tiba turun. Kami belum bisa mengatakan (penyebabnya) itu," ujarnya.
Baca Juga:Spesifikasi Boeing 737, Pesawat China Airlines yang Jatuh di Guangxi
Seperti diketahui, pesawat Boeing 737-800, lepas landas dari Kunming pukul 13.11 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Guangzhou pada 15:05. Sayangnya pesawat hilang kontak sekitar pukul 14.15 lalu terjatuh dalam posisi vertikal dan langsung terbakar, di Guangxi, China.
"Kondisi bagian luar kotak hitam rusak parah tapi unit di dalamnya utuh. Nanti jika kedua perekam ditemukan, baru kami akan analisis dan mengetahui lebih banyak tentang penyebab kecelakaan itu," tutur Mao, melansir dari USA Today, Kamis (24/3/2022).
Baca Juga:Selain China Airlines, Ini 3 Kecelakaan Paling Mengerikan Pesawat Boeing 737 Series
Sebagai informasi, Boeing 737-800 China Eastern Airlines memiliki dua kotak hitam, yakni kotak perekam data, dan perekam kokpit. Kotak perekam data penerbangan menangkap informasi di pesawat termasuk kecepatan udara, ketinggian, kinerja sistem, dan arah. Sementara perekam kokpit menangkap percakapan pilot dan kemungkinan kebisingan dari pesawat.
Pejabat China juga mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan, penyebab kecelakaan yang menewaskan 132 orang di dalam pesawat itu. "Cuaca normal selama penerbangan, pesawat tidak memiliki masalah dalam catatan perawatannya, dan kru berkomunikasi dengan pengontrol lalu lintas udara sebelum pesawat tiba-tiba turun. Kami belum bisa mengatakan (penyebabnya) itu," ujarnya.
Baca Juga:Spesifikasi Boeing 737, Pesawat China Airlines yang Jatuh di Guangxi
Seperti diketahui, pesawat Boeing 737-800, lepas landas dari Kunming pukul 13.11 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Guangzhou pada 15:05. Sayangnya pesawat hilang kontak sekitar pukul 14.15 lalu terjatuh dalam posisi vertikal dan langsung terbakar, di Guangxi, China.