Bulu Tangkis
FajRi Beberkan Kunci Utama Raih Gelar Juara Swiss Open 2022
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 28 Maret 2022 - 13:35 WIB
Pasangan bulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar/Alfian Muhammad Rian Ardianto sukses menyabet gelar juara Swiss Open 2022 atas wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzudin. (Foto: Humas PP PBSI)
Pasangan bulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar/Alfian Muhammad Rian Ardianto sukses menyabet gelar juara Swiss Open 2022 atas wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzudin. Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pasangan berjuluk "FajRi" ini mampu menang dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-19.
Fajar/Rian mengaku sangat bersyukur dengan keberhasilan menjuarai Swiss Open 2022. Sebelumnya, Fajar/Rian juga menjuarai Swiss Terbuka 2019 dan medali perunggu Kejuaraan Dunia 2019 di kota ini.
Baca Juga:Sukses Juarai Swiss Open 2022, Jonatan Christie Akui Belajar dari Ginting
"Alhamdulillah bersyukur dan bangga akhirnya bisa juara lagi. Kita belajar dari pertandingan terakhir melawan mereka dan pelatih juga memberi gambaran karena sebelumnya lawan dua kali mengalahkan rekan kami (Leo/Daniel di perempat final dan Pramudya/Yeremia di semi final). Jadi kita sudah ada gambaran pola apa yang harus diterapkan. Kuncinya bermain tenang dan fokus," kata Rian dikutip dari keterangan resmi PBSI, Senin (28/3).
Kemenangan ini menjadi revans karena di pertemuan terakhir pada Denmark Terbuka 2021, Fajar/Rian menyerah 18-21, 17-21. Dengan hasil ini, FajRi seolah memberikan sinyal untuk bangkit setelah di dua turnamen sebelumnya (Jerman Open dan All England) tampil kurang apik.
Baca Juga:Ganda Campuran Jerman Juara Swiss Open 2022 Setelah Taklukkan Wakil Malaysia
"Yang pasti tidak mau berpikir jauh, fokus step by step saja. Setelah juara di sini pun statusnya bukan juara lagi. Jadi harus tetap kerja keras," ucap Rian.
Fajar/Rian mengaku sangat bersyukur dengan keberhasilan menjuarai Swiss Open 2022. Sebelumnya, Fajar/Rian juga menjuarai Swiss Terbuka 2019 dan medali perunggu Kejuaraan Dunia 2019 di kota ini.
Baca Juga:Sukses Juarai Swiss Open 2022, Jonatan Christie Akui Belajar dari Ginting
"Alhamdulillah bersyukur dan bangga akhirnya bisa juara lagi. Kita belajar dari pertandingan terakhir melawan mereka dan pelatih juga memberi gambaran karena sebelumnya lawan dua kali mengalahkan rekan kami (Leo/Daniel di perempat final dan Pramudya/Yeremia di semi final). Jadi kita sudah ada gambaran pola apa yang harus diterapkan. Kuncinya bermain tenang dan fokus," kata Rian dikutip dari keterangan resmi PBSI, Senin (28/3).
Kemenangan ini menjadi revans karena di pertemuan terakhir pada Denmark Terbuka 2021, Fajar/Rian menyerah 18-21, 17-21. Dengan hasil ini, FajRi seolah memberikan sinyal untuk bangkit setelah di dua turnamen sebelumnya (Jerman Open dan All England) tampil kurang apik.
Baca Juga:Ganda Campuran Jerman Juara Swiss Open 2022 Setelah Taklukkan Wakil Malaysia
"Yang pasti tidak mau berpikir jauh, fokus step by step saja. Setelah juara di sini pun statusnya bukan juara lagi. Jadi harus tetap kerja keras," ucap Rian.