Ketika Rasulullah Bercanda dengan Sahabat dan Sang Istri
Mahmuda attar hussein
Rabu, 30 Maret 2022 - 14:20 WIB
Kaligrafi bertuliskan nama Muhammad. (Foto: Istimewa).
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pun kerap bercanda dengan para sahabat dan istrinya. Namun candaan ini tetap sesuai batasan dan tidak menyalahi aturan.
Abu Hurairah mengatakan, bahwa para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW: "Wahai, Rasullullah! Apakah engkau juga bersendau gurau bersama kami?" Rasulullah menjawab dengan sabdanya: "Betul, hanya saja aku selalu berkata benar." (HR. At-Tirmidzi).
Baca Juga: Will Smith Tampar Chris Rock, Ini Adab Bercanda dalam Islam
Berikut adalah kumpulan candaan yang dilakukan Rasulullah bersama istri dan para sahabatnya. Dirangkum dari berbagai sumber.
1. Rasulullah memeluk Zahir
Anas bin Malik mengisahkan, Ada seorang sahabat lelaki bernama Zahir bin Haram. Suatu hari, ketika Rasulullah mendatanginya di pasar, Zahir sedang menjual barang dagangannya. Tiba-tiba Rasulullah memeluknya dari belakang dengan erat sementara Zahir tidak melihat.
Zahir berkata, "Lepaskan aku, siapa ini?" Setelah menoleh dia baru mengetahui yang memeluknya adalah Rasulullah. Maka ia tidak menyia-nyiakan untuk bercanda dengan Nabi, dengan menyandarkan punggungnya ke dada Nabi SAW.
Abu Hurairah mengatakan, bahwa para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW: "Wahai, Rasullullah! Apakah engkau juga bersendau gurau bersama kami?" Rasulullah menjawab dengan sabdanya: "Betul, hanya saja aku selalu berkata benar." (HR. At-Tirmidzi).
Baca Juga: Will Smith Tampar Chris Rock, Ini Adab Bercanda dalam Islam
Berikut adalah kumpulan candaan yang dilakukan Rasulullah bersama istri dan para sahabatnya. Dirangkum dari berbagai sumber.
1. Rasulullah memeluk Zahir
Anas bin Malik mengisahkan, Ada seorang sahabat lelaki bernama Zahir bin Haram. Suatu hari, ketika Rasulullah mendatanginya di pasar, Zahir sedang menjual barang dagangannya. Tiba-tiba Rasulullah memeluknya dari belakang dengan erat sementara Zahir tidak melihat.
Zahir berkata, "Lepaskan aku, siapa ini?" Setelah menoleh dia baru mengetahui yang memeluknya adalah Rasulullah. Maka ia tidak menyia-nyiakan untuk bercanda dengan Nabi, dengan menyandarkan punggungnya ke dada Nabi SAW.