LANGIT7.ID, Jakarta - Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pun kerap
bercanda dengan para sahabat dan istrinya. Namun candaan ini tetap sesuai batasan dan tidak menyalahi aturan.
Abu Hurairah mengatakan, bahwa para
sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW: "Wahai, Rasullullah! Apakah engkau juga bersendau gurau bersama kami?" Rasulullah menjawab dengan sabdanya: "Betul, hanya saja aku selalu berkata benar." (HR. At-Tirmidzi).
Baca Juga: Will Smith Tampar Chris Rock, Ini Adab Bercanda dalam IslamBerikut adalah kumpulan candaan yang dilakukan Rasulullah bersama istri dan para sahabatnya. Dirangkum dari berbagai sumber.
1. Rasulullah memeluk ZahirAnas bin Malik mengisahkan, Ada seorang sahabat lelaki bernama Zahir bin Haram. Suatu hari, ketika Rasulullah mendatanginya di pasar, Zahir sedang menjual barang dagangannya. Tiba-tiba Rasulullah memeluknya dari belakang dengan erat sementara Zahir tidak melihat.
Zahir berkata, "Lepaskan aku, siapa ini?" Setelah menoleh dia baru mengetahui yang memeluknya adalah Rasulullah. Maka ia tidak menyia-nyiakan untuk bercanda dengan Nabi, dengan menyandarkan punggungnya ke dada Nabi SAW.
Rasulullah bersabda, "Wahai umat manusia, siapa yang mau membeli budak ini?" Zahir pun berkata, "Wahai Rasulullah, Demi Allah, aku ini tidak berarti di pandangan mereka." Rasulullah pun menjawab, "Justru di sisi Allah engkau sangat mahal nilainya." (HR Ahmad).
2. Anak UntaDiriwayatkan Anas bin Malik, Seorang laki-laki meminta kepada Rasulullah agar dibawa di atas tunggangannya. Nabi bersabda, "Aku akan membawamu dengan anak unta."
Laki-laki itu berkata, "Wahai Rasulullah, apa yang bisa saya perbuat dengan anak unta?" Rasulullah menjawab, "Apakah ada unta yang tidak dilahirkan oleh unta betina." (HR. Imam Ahmad, Abu Daud, dan at-Tirmizi).
Artinya semua unta itu adalah anak dari unta betina yang melahirkannya.
3. Tidak ada nenek tua di surgaDiriwayatkan dari Al-Hasan, Seorang nenek tua mendatangi Nabi Muhammad SAW. Nenek itu berkata, "Ya Rasulullah! Berdoalah kepada Allah agar Dia memasukkanku ke dalam surga!" Nabi mengatakan, "Sesungguhnya surga tidak dimasuki oleh nenek tua."
Nenek tua itu pun pergi sambil menangis. Rasulullah pun mengatakan, "Kabarkanlah kepadanya bahwasanya wanita tersebut tidak akan masuk surga dalam keadaan seperti nenek tua."
Seperti dijelaskan dalam hadits, dari Muadz bin Jabal, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Penghuni surga kelak masuk ke dalamnya dalam keadaan tak berbulu, muda, dan bercelak mata, sekira usia 33 tahun." (HR At-Tirmidzi).
4. Canda Rasulullah kepada AisyahNabi Muhammad SAW juga bergurau dengan istrinya, Aisyah. Hal itu dihadirkan untuk menambah kehangatan dalam rumah tangga.
Dalam kisah lain, Nabi berkata kepada Aisyah, "Aku tahu kapan engkau marah, dan kapan bahagia." Merasa heran, Aisyah pun bertanya kepada Nabi Muhammad, "Bagaimana bisa mengetahui suasana hati yang aku sembunyikan begitu rapi?"
Nabi menjawab, "Jika sedang marah, kau bersumpah 'Demi Tuhannya Ibrahim'. Jika hatimu sedang lapang kau bersumpah 'Demi Tuhannya Muhammad'.
Aisyah kemudian tersipu, dan mengatakan, "Demi Allah, Wahai Rasulullah hanya namamu yang tertinggal di hatiku."
Dari beberapa kisah candaan Nabi Muhammad SAW bersama istri dan para sahabatnya itu menunjukkan bahwa Islam memperbolehkan candaan yang dilakukan umat. Namun, dengan batasan yang tidak diharamkan, apalagi sampai menimbulkan celaka bagi orang lain.
Dari Abu Umamah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan perdebatan meskipun benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi seseorang yang meninggalkan kedustaan meskipun bersifat gurau. aku juga menjamin rumah di surga yang paling tinggi bagi seseorang yang berakhlak baik." (HR Abu Daud).
(bal)