Cara Memulai Bisnis dari Nol, Pemula Harus Pahami Golden Cyrcle
Mahmuda attar hussein
Rabu, 30 Maret 2022 - 12:20 WIB
Ilustrasi cara memulai bisnis dari nol. (Foto: iStock).
Cara memulai bisnis dari nol pastinya dengan mengedepankan aksi nyata ketimbang ide tanpa realisasi. Urusan gagal bukan perkara utama, tapi konsisten dan persisten.
Pemilik Bisnis Elita Kerudung, Elita S Barbara mengatakan, dalam berbisnis harus memiliki tujuan kuat. Hal ini bisa diraih dengan memahami kondep golden cyrcle.
"Konsep ini membantu seseorang untuk memahami alasan mereka melakukan suatu kegiatan. Konsep ini ditemukan oleh Simon Sinek yang terinspirasi dari golden ratio," kata dia di Webinar: Improve Your Skills with Entrepreneurship, dikutip Kamis (31/3/2022).
Baca Juga: Ingin Sukses Berbisnis? Pahami Konsep Ketetapan Rezeki dalam Islam
Dalam bisnis hijabnya, Elita Kerudung, juga menerapkan konsep golden cyrcle. Hal itu dilakukan sebagai motivasi untuk tetap mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya.
Elita mengaku paham betul apa yang menjadi alasannya untuk menjual produk fesyen muslim, seperti hijab dan bagaimana menjalankan bisnisnya.
"Tapi kenapa saya berjualan jilbab? Why, saya tidak temukan kenapa menjalankan bisnis ini pada awalnya. Justru ketika saya tahu alasannya, bisnis yang saya jalankan lebih kuat mengakar,” tegasnya.
Pemilik Bisnis Elita Kerudung, Elita S Barbara mengatakan, dalam berbisnis harus memiliki tujuan kuat. Hal ini bisa diraih dengan memahami kondep golden cyrcle.
"Konsep ini membantu seseorang untuk memahami alasan mereka melakukan suatu kegiatan. Konsep ini ditemukan oleh Simon Sinek yang terinspirasi dari golden ratio," kata dia di Webinar: Improve Your Skills with Entrepreneurship, dikutip Kamis (31/3/2022).
Baca Juga: Ingin Sukses Berbisnis? Pahami Konsep Ketetapan Rezeki dalam Islam
Dalam bisnis hijabnya, Elita Kerudung, juga menerapkan konsep golden cyrcle. Hal itu dilakukan sebagai motivasi untuk tetap mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya.
Elita mengaku paham betul apa yang menjadi alasannya untuk menjual produk fesyen muslim, seperti hijab dan bagaimana menjalankan bisnisnya.
"Tapi kenapa saya berjualan jilbab? Why, saya tidak temukan kenapa menjalankan bisnis ini pada awalnya. Justru ketika saya tahu alasannya, bisnis yang saya jalankan lebih kuat mengakar,” tegasnya.