Terima Tamu Non-Muslim di Siang Hari Ramadhan, Wajib Beri Makan
Mahmuda attar hussein
Ahad, 03 April 2022 - 12:35 WIB
Ilustrasi ruang tamu saat Ramadhan. (Foto: Istimewa).
Seorang muslim yang menjalani ibadah puasa Ramadhan di siang hari tetap wajib memberikan makan dan minum kepada tamu non-muslim. Mereka tetap wajib dijamu.
Penceramah, Buya Yahya menjelaskan, Islam adalah agama yang indah, termasuk memperbolehkan umatnya menjamu tamu non muslim di siang hari Ramadhan.
"Bahkan, kalau kita punya saudara muslim yang datang dari tempat yang jauh, dia musafir dan tidak puasa, kita buatkan makanan untuk mereka, karena memang musafir boleh berbuka puasa," ujarnya dikanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Ahad (3/4/2022).
Baca Juga: Masjid KH Hasyim Asyari Gelar Pesantren Ramadhan Selama 21 Hari
Non muslim adalah mereka yang termasuk tidak diwajibkan untuk berpuasa. Sehingga mereka boleh makan dan minum di siang hari Ramadhan.
"Urusan di akhirat nanti, itu masalah lain, tapi mereka boleh diberikan makanan sesuai dengan jadwal makan mereka. Bahkan bisa jadi wajib, itu orang kafir yang datang ke rumah, masa kita biarkan puasa seperti kita, tidak boleh," ujarnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini mengimbau, bagi kaum non muslim untuk bisa menghormati kaum muslimin ketika berpuasa. Artinya, makan di tempat yang lebih tertutup dan tidak terlihat.
Penceramah, Buya Yahya menjelaskan, Islam adalah agama yang indah, termasuk memperbolehkan umatnya menjamu tamu non muslim di siang hari Ramadhan.
"Bahkan, kalau kita punya saudara muslim yang datang dari tempat yang jauh, dia musafir dan tidak puasa, kita buatkan makanan untuk mereka, karena memang musafir boleh berbuka puasa," ujarnya dikanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Ahad (3/4/2022).
Baca Juga: Masjid KH Hasyim Asyari Gelar Pesantren Ramadhan Selama 21 Hari
Non muslim adalah mereka yang termasuk tidak diwajibkan untuk berpuasa. Sehingga mereka boleh makan dan minum di siang hari Ramadhan.
"Urusan di akhirat nanti, itu masalah lain, tapi mereka boleh diberikan makanan sesuai dengan jadwal makan mereka. Bahkan bisa jadi wajib, itu orang kafir yang datang ke rumah, masa kita biarkan puasa seperti kita, tidak boleh," ujarnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini mengimbau, bagi kaum non muslim untuk bisa menghormati kaum muslimin ketika berpuasa. Artinya, makan di tempat yang lebih tertutup dan tidak terlihat.