home lifestyle muslim

Hindari Asam Lambung, Ini Panduan Minum Kopi saat Buka Puasa

Selasa, 05 April 2022 - 17:35 WIB
Ilustrasi secangkir kopi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Kopi menjadi salah satu minuman populer yang digemari oleh masyarakat Indonesia, baik dari kalangan muda maupun orang tua. Kopi kerap dianggap sebagai penambah energi karena adanya kandungan kafein yang dapat membuat seseorang tetap terjaga dan meningkatkan konsentrasi.

Namun pada saat berpuasa, kebiasaan minum kopi bagi orang Islam harus disesuaikan. Sebab, minum kopi dalam keadaan perut kosong bisa berdampak negatif pada sistem pencernaan tubuh.

Baca Juga:Jadi Incaran saat Buka Puasa, Ini Resep Es Buah Segar

Melansir dari Healthline, Selasa (5/4/2022) rasa pahit kopi dapat merangsang produksi asam lambung terlebih apabila seseorang belum makan. Bahkan, ada dampak bahaya lainnya minum kopi dalam keadaan perut kosong, yakni iritasi lambung, memperburuk gejala gangguan usus, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) dan maag, heartburn (rasa terbakar di dada), mual hingga gangguan pencernaan.

Meski demikian, hingga kini belum ada penelitian bisa membuktikan hubungan kuat antara kopi dan masalah pencernaan, terlepas dari seseorang meminumnya dalam kondisi perut kosong atau tidak. Namun, penting untuk memerhatikan respons tubuh setelah minum kopi. Jika mengalami masalah pencernaan pertimbangkan untuk tidak mengonsumsi asupan kafein sebelum makan.

Baca Juga:Wakil Rektor PTIQ: Buka Puasa dan Sahur Harus Proporsional

Apabila tidak memiliki masalah pencernaan, tak masalah jika meminum kopi dalam kondisi perut kosong atau saat buka puasa. Namun, sejumlah ahli gizi sepakat menyarankan agar siapa saja lebih baik minum kopi dalam kondisi perut sudah terisi makanan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya