Wanita Berpuasa kemudian Haid, Adakah Pahalanya?
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 06 April 2022 - 12:12 WIB
Ilustrasi wanita yang berpuasa kemudian mengalami datang bulan. Foto: Langit7/iStock
Pada bulan Ramadhan umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Namun, bagi sebagian perempuan tidak bisa menjalankan rukun Islam ketiga itu secara penuh.
Karena, sesuai kodratnya, perempuan akan mengalami menstruasi atau haid setiap bulannya. Haid adalah perubahan fisiologi dalam tubuh perempuan yang terjadi secara berkala. Kondisi ini dipengaruhi oleh hormon reproduksi.
Baca juga: Saat Sedang Haid, Apa Wanita Boleh Menghafal Al-Qur’an?
Seringkali saat perempuan tengah menjalani puasa Ramadhan, menjelang waktu berbuka, haid datang. Padahal sudah hampir dirinya menyelesaikan puasa dalam hari itu. Di saat seperti ini, bagaimana nilai puasa yang sudah dijalankan di hari itu?
Ustadz Muhammad Nurul Dzikri mengatakan ketika seorang wanita yang mendapatkan haid di bulan Ramadhan, dan ia sedih karena tidak bisa menjalankan puasa maka sedihnya akan membuatnya mendapatkan pahala.
"Ketika seorang wanita semangat beribadah, kemudian memiliki ekspektasi besar di bulan Ramadhan, lalu qadarullah datang bulan, sehingga membuatnya tidak bisa shalat, tidak bisa puasa lalu ia sedih karena tidak bisa ibadah, maka sedihnya itu adalah bukti keimanan di dalam sanubarinya," ujar Ustadz Muhammad dikutip dari kanal YouTube Muhammad Nurul Dzikri, Rabu (6/3/2022).
"Dan sedihnya itulah yang akan membuatnya mendapatkan pahala dari Allah SWT dan bisa mendapatkan pahala seperti saudari-saudarinya yang lain yang dalam kondisi normal mereka puasa dan mereka shalat," lanjut dia.
Karena, sesuai kodratnya, perempuan akan mengalami menstruasi atau haid setiap bulannya. Haid adalah perubahan fisiologi dalam tubuh perempuan yang terjadi secara berkala. Kondisi ini dipengaruhi oleh hormon reproduksi.
Baca juga: Saat Sedang Haid, Apa Wanita Boleh Menghafal Al-Qur’an?
Seringkali saat perempuan tengah menjalani puasa Ramadhan, menjelang waktu berbuka, haid datang. Padahal sudah hampir dirinya menyelesaikan puasa dalam hari itu. Di saat seperti ini, bagaimana nilai puasa yang sudah dijalankan di hari itu?
Ustadz Muhammad Nurul Dzikri mengatakan ketika seorang wanita yang mendapatkan haid di bulan Ramadhan, dan ia sedih karena tidak bisa menjalankan puasa maka sedihnya akan membuatnya mendapatkan pahala.
"Ketika seorang wanita semangat beribadah, kemudian memiliki ekspektasi besar di bulan Ramadhan, lalu qadarullah datang bulan, sehingga membuatnya tidak bisa shalat, tidak bisa puasa lalu ia sedih karena tidak bisa ibadah, maka sedihnya itu adalah bukti keimanan di dalam sanubarinya," ujar Ustadz Muhammad dikutip dari kanal YouTube Muhammad Nurul Dzikri, Rabu (6/3/2022).
"Dan sedihnya itulah yang akan membuatnya mendapatkan pahala dari Allah SWT dan bisa mendapatkan pahala seperti saudari-saudarinya yang lain yang dalam kondisi normal mereka puasa dan mereka shalat," lanjut dia.