HIMA PUI Jakarta Kritik Kebijakan Pemerintah Naikkan Harga BBM
Fajar adhitya
Jum'at, 08 April 2022 - 15:35 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Kenaikan harga BBM jenis Pertamax menjadi perhatian ditengah-tengah masyarakat. Hal ini juga disikapi oleh organisasi mahasiswa Pengurus Wilayah Himpunan Mahasiswa Persatuan Umat Islam (PW Hima PUI) DKI Jakarta.
Ketua bidang kajian strategis Hima PUI Jakarta, Dewan Octorinanda menilai kenaikan Pertamax akan menjadi permasalahan masyarakat. “Masyarakat seperti dihantam bertubi-tubi, setelah kenaikan harga minyak goreng kini Pertamax,” ujarnya.
Dewan menilai, meskipun Pertamax merupakan BBM non subsidi, tapi kenaikannya akan mempengaruhi BBM lainya. “Harga Pertamax naik 30 persen, dan efeknya pemakai pertalite akan naik, hingga seterusnya akan terjadi kelangkaan," kata Dewan, Jumat (7/4/2022).
Baca Juga:86 Juta Warga akan Mudik Lebaran, Vaksinasi Booster Digenjot
Dewan khawatir kenaikan harga bahan pokok maupun bahan bakar akan memicu krisis yang lebih besar. “Saya kira bahwa naiknya harga barang terutama pada jenis energi akan memicu dampak negatif yang lebih besar, bahkan sangat memungkinkan menjadi krisis sosial,” ujar dia.
Ketua bidang kajian strategis Hima PUI Jakarta, Dewan Octorinanda menilai kenaikan Pertamax akan menjadi permasalahan masyarakat. “Masyarakat seperti dihantam bertubi-tubi, setelah kenaikan harga minyak goreng kini Pertamax,” ujarnya.
Dewan menilai, meskipun Pertamax merupakan BBM non subsidi, tapi kenaikannya akan mempengaruhi BBM lainya. “Harga Pertamax naik 30 persen, dan efeknya pemakai pertalite akan naik, hingga seterusnya akan terjadi kelangkaan," kata Dewan, Jumat (7/4/2022).
Baca Juga:86 Juta Warga akan Mudik Lebaran, Vaksinasi Booster Digenjot
Dewan khawatir kenaikan harga bahan pokok maupun bahan bakar akan memicu krisis yang lebih besar. “Saya kira bahwa naiknya harga barang terutama pada jenis energi akan memicu dampak negatif yang lebih besar, bahkan sangat memungkinkan menjadi krisis sosial,” ujar dia.