LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah akan menyiapkan pelaksanaan mudik sebaik mungkin mengingat tingginya animo masyarakat untuk melakukan mudik lebaran.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menyampaikan, Presiden Joko Widodo berpesan agar mudik lebaran disiapkan dengan matang oleh seluruh kementerian lembaga terkait.
“Mengingat berdasarkan proyeksi atau prediksi dari hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan angka yang akan melaksanakan mudik itu berkisar antara 76-86 juta warga Indonesia yang akan melaksanakan mudik Idul Fitri, setelah dua tahun absen tidak ada mudik,” ujar Muhadjir Effendy dalam keterangan persnya dikutip Kamis (7/4/2022).
Baca juga: Rekayasa Lalu Lintas saat Mudik Lebaran, Tol Terapkan One WayMenurut Muhadjir, Presiden juga meminta agar pelaksanaan perjalanan mudik tahun ini diatur secara tepat dan ketat sehingga tidak menimbulkan beragam risiko yang tidak perlu dan masyarakat bisa mudik dengan selamat sampai tujuan.
“Salah satu poin yang ditekankan oleh Presiden adalah agar angka kasus Covid-19 saat ini bisa dipertahankan atau bahkan bisa lebih rendah selepas Lebaran nanti,” katanya.
Presiden juga memberikan arahan agar pelaksanaan vaksinasi untuk dosis kedua dan dosis penguat atau booster, dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh terutama oleh masyarakat yang akan mudik.
“Berdasarkan hasil uji lapangan, vaksin penguat merupakan faktor penentu untuk menekan angka kasus maupun angka kematian akibat Covid-19. Kenapa? Karena kalau orang sudah booster atau disuntik vaksin yang ketiga itu tingkat ketangguhan imunitasnya beberapa kali lipat dibandingkan yang belum mengikuti booster,” ungkapnya.
Di momentum Ramadhan tahun ini pemerintah telah mengupayakan pelaksanaan vaksinasi pada malam hari saat ibadah salat tarawih.
“Masyarakat yang berniat melakukan mudik diimbau untuk segera mendaftarkan diri dan berkunjung ke gerai-gerai vaksinasi yang dibuka di beberapa masjid secara bergiliran,” ujar Muhadjir.
Baca juga: Mudik Naik Pesawat Wajib e-HAC, Begini Cara IsinyaMenurutnya pelaksanaan vaksinasi dibuka terutama di wilayah yang akan menjadi tempat pemberangkatan mudik, yaitu wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah. Dia menekankan masyarakat untuk melakukan vaksinasi hingga dosis penguat atau booster.
“Sekali lagi yang kami tekankan pada kesempatan ini marilah semuanya yang akan sudah berniat untuk mudik untuk segera melakukan vaksinasi, terutama yang sudah vaksin kedua untuk bisa melaksanakan vaksin booster,” ungkapnya.
Dalam rapat terbatas persiapan Idul Fitri 1443 Presiden juga mengingatkan dua hal yang harus menjadi perhatian jajarannya yaitu ketersediaan bahan pangan dan bahan bakar minyak (BBM) dalam menyongsong mudik Idulfitri tahun ini.
“Tadi dari kementerian-kementerian yang terkait sudah melaporkan tentang kesiapannya dan insyaallah sebagian besar sudah siap dan ada beberapa hal lagi yang sifatnya masih akan disempurnakan atau diperbaiki untuk menyongsong terutama mudik tahun 2022 ini,” paparnya.
(sof)