KH Didin Hafiddhudin: Edukasi Wakaf Perlu Ditingkatkan
Redaksi
Jum'at, 08 April 2022 - 17:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Pembina Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia, KH Didin Hafidhuddin mengungkapkan selama ini umat Islam seakan lebih fokus atau disibukan membahas problem-problem internal. Padahal potensi umat Islam itu luar biasa dan butuh digali.
"Kalau potensi itu digali dengan baik, saya yakin segala persoalan umat Islam akan teratasi," kata Kiai Didin dalam Aksi Wakaf Forum bertajuk Peran Wakaf untuk Dakwah yang digelar Baitul Wakaf, dikutip Jumat (8/4/2022).
Menurut Kiai Didin, salah satu potensi umat adalah wakaf. Memang soal wakaf ini sesuatu yang jarang dibahas umat Islam. Untuk itu, lanjut Kiai Didin, perlu edukasi kepada masyarakat soal pentingnya wakaf.
Baca Juga:Tingkatkan Kualitas Perpustakaan Masjid, Kemenag Ajak Masyarakat Wakaf Buku
"Selama ini, wakaf diasosiasikan kepada hal-hal yang besar. Sehingga tidak terjangkau oleh masyarakat biasa," ujar Kiai Didin yang pernah menjabat Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat.
Kehadiran Badan Wakaf Indonesia (BWI) dinilai Kiai Didin sebagai kemajuan. Karena lembaga ini salah satu fungsinya adalah melakukan edukasi terkait wakaf.
"Akhir-akhir ini kita bersyukur sudah ada Badan Wakaf Indonesia. Wakaf bisa dilakukan oleh siapapun juga, masyarakat biasa pun dapat melakukan wakaf. Ini yang perlu digalakkan agar masyarakat cinta wakaf," kata dia.
"Kalau potensi itu digali dengan baik, saya yakin segala persoalan umat Islam akan teratasi," kata Kiai Didin dalam Aksi Wakaf Forum bertajuk Peran Wakaf untuk Dakwah yang digelar Baitul Wakaf, dikutip Jumat (8/4/2022).
Menurut Kiai Didin, salah satu potensi umat adalah wakaf. Memang soal wakaf ini sesuatu yang jarang dibahas umat Islam. Untuk itu, lanjut Kiai Didin, perlu edukasi kepada masyarakat soal pentingnya wakaf.
Baca Juga:Tingkatkan Kualitas Perpustakaan Masjid, Kemenag Ajak Masyarakat Wakaf Buku
"Selama ini, wakaf diasosiasikan kepada hal-hal yang besar. Sehingga tidak terjangkau oleh masyarakat biasa," ujar Kiai Didin yang pernah menjabat Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat.
Kehadiran Badan Wakaf Indonesia (BWI) dinilai Kiai Didin sebagai kemajuan. Karena lembaga ini salah satu fungsinya adalah melakukan edukasi terkait wakaf.
"Akhir-akhir ini kita bersyukur sudah ada Badan Wakaf Indonesia. Wakaf bisa dilakukan oleh siapapun juga, masyarakat biasa pun dapat melakukan wakaf. Ini yang perlu digalakkan agar masyarakat cinta wakaf," kata dia.