LP3ES: Gerakan Mahasiswa Kabar Baik bagi Demokrasi
Muhajirin
Kamis, 14 April 2022 - 19:31 WIB
Aliansi Mahasiswa Indonesia (foto: instagram/bemuiofficial)
Direktur Pusat Studi Media dan Demokrasi LP3ES, Dr Wijayanto, mengatakan, gerakan mahasiswa adalah kabari baik di tengah kemunduran demokrasi.
“Gerakan mahasiswa yang terjadi sekarang adalah kabar baik bagi demokrasi di tengah kemunduran demokrasi yang terjadi,” katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (13/4/2022).
Aksi-aksi tersebut merupakan pendidikan politik nyata untuk masyarakat. Ini sekaligus menjadi pengingat kepada kekuasaan agar tidak berpikir dapat melakukan apapun tanpa kontrol sosial.
Baca juga: Hukum Demonstrasi dalam Islam: Boleh Asal Tidak Anarkis
“Kekuatan gerakan mahasiswa dan anak-anak muda, khususnya di Asia Tenggara, tercatat mempunyai warna dan corak kosmopolitan yang melek teknologi serta lentur bergerak dan berbeda dengan generasi sebelumnya,” kata Wijayanto.
Wijayanto menilai gerakan mahasiswa pada 11 April bisa dikatakan berhasil. Dari gerakan itu, wacana perpanjangan jabatan presiden dan penundaan pemilu menjadi gagal.
“Presiden Jokowi kemudian menegaskan bahwa Pemilu 2024 akan dilaksanakan sesuai jadwal. Untuk itu, gerakan mahasiswa harus diberi selamat,” kata Wijayanto.
“Gerakan mahasiswa yang terjadi sekarang adalah kabar baik bagi demokrasi di tengah kemunduran demokrasi yang terjadi,” katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (13/4/2022).
Aksi-aksi tersebut merupakan pendidikan politik nyata untuk masyarakat. Ini sekaligus menjadi pengingat kepada kekuasaan agar tidak berpikir dapat melakukan apapun tanpa kontrol sosial.
Baca juga: Hukum Demonstrasi dalam Islam: Boleh Asal Tidak Anarkis
“Kekuatan gerakan mahasiswa dan anak-anak muda, khususnya di Asia Tenggara, tercatat mempunyai warna dan corak kosmopolitan yang melek teknologi serta lentur bergerak dan berbeda dengan generasi sebelumnya,” kata Wijayanto.
Wijayanto menilai gerakan mahasiswa pada 11 April bisa dikatakan berhasil. Dari gerakan itu, wacana perpanjangan jabatan presiden dan penundaan pemilu menjadi gagal.
“Presiden Jokowi kemudian menegaskan bahwa Pemilu 2024 akan dilaksanakan sesuai jadwal. Untuk itu, gerakan mahasiswa harus diberi selamat,” kata Wijayanto.