Dermawan Indonesia Aktivasi Klinik Gratis di Dekat Masjid Al Aqsa
Mahmuda attar hussein
Ahad, 17 April 2022 - 17:05 WIB
Dermawan Indonesia mengaktivasi klinik gratis dekat Masjid Al Aqsa. (Foto: Istimewa).
Dermawan Indonesia mengaktivasi sebuah klinik di dekat Kompleks Masjid Al-Aqsa pada Ramadhan tahun ini. Tempat ini siap memberikan pelayanan gratis setiap hari.
Pelayanan gratis ini dalam bentuk pemberian obat-obatan untuk 200 warga Palestina di Yerusalem. Lokasinya sekitar 50 meter dari kompleks Baitul Maqdis.
"Area klinik ini berdekatan dengan The Dome of The Rock atau Kubah Emas di Al-Aqsa," ujar Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Network ACT, dikutip Ahad (17/4/2022).
Said menjelaskan, proses aktivasi klinik ini berlangsung cukup lama karena perizinan yang sangat sulit didapatkan dari otoritas terkait.
Baca Juga: MUI: Kezaliman Tentara Israel di Masjid Al-Aqsa Langgar Hukum Internasional
Klinik tersebut juga sejatinya merupakan klinik yang sudah beroperasi, dan memberikan layanan berbayar. Namun, dengan dialihkannya klinik tersebut ke ACT, layanan kesehatan akan menjadi gratis dan lebih optimal.
"Klinik ini mampu memberikan layanan medis umum maupun spesialis. Klinik ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti bedah tingkat menengah, hingga ruang darurat yang akan menampung pasien kritis," ujarnya.
Pelayanan gratis ini dalam bentuk pemberian obat-obatan untuk 200 warga Palestina di Yerusalem. Lokasinya sekitar 50 meter dari kompleks Baitul Maqdis.
"Area klinik ini berdekatan dengan The Dome of The Rock atau Kubah Emas di Al-Aqsa," ujar Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Network ACT, dikutip Ahad (17/4/2022).
Said menjelaskan, proses aktivasi klinik ini berlangsung cukup lama karena perizinan yang sangat sulit didapatkan dari otoritas terkait.
Baca Juga: MUI: Kezaliman Tentara Israel di Masjid Al-Aqsa Langgar Hukum Internasional
Klinik tersebut juga sejatinya merupakan klinik yang sudah beroperasi, dan memberikan layanan berbayar. Namun, dengan dialihkannya klinik tersebut ke ACT, layanan kesehatan akan menjadi gratis dan lebih optimal.
"Klinik ini mampu memberikan layanan medis umum maupun spesialis. Klinik ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti bedah tingkat menengah, hingga ruang darurat yang akan menampung pasien kritis," ujarnya.