home sosok muslim

Kisah Parto Tepos, Preman Besar yang Menjadi Ustadz

Senin, 18 April 2022 - 05:40 WIB
Makam KH Chudlori (foto: a.p.itegalrejomagelang/instagram)
Allah SWT memiliki kuasa untuk membolak-balikkan hati umat manusia. Seseorang yang tadinya sangat kejam dan dengan mudah membunuh orang yang tidak bersalah sekalipun, ternyata dikemudian hari mendapat hidayah lalu bisa menjadi seorang ustadz.

Adalah seorang bernama Parto Tepos, preman besar di Magelang yang tobat meninggalkan dunia hitam, lalu nyantri dan kemudian menjadi seorang ustaz ini diceritakan oleh KH Syahidin Sladi, pengasuh Ponpes Salafiyah, Sladi Gayam, Kecamatan Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur.

Parto Tepos ini jadi ustaz setelah belajar agama kepada Almagfurlah KH Chudlori, saat mondok di Tegalrejo Kabupaten Magelang. KH Chudlori, adalah guru dari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Merupakan, mantunya Mbah Dalhar, seorang wali besar. KH Chudlori ini juga belajar agama kepada KH Hasyim Ashari.

Baca juga:Inspiratif, Kisah Perjuangan Kiai Tohir Menuntut Ilmu Jadi Panutan

Sebelum menjadi ustaz, diceritakan KH Syahidin Sladi, di sekitar Pondok Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten, Magelang yang didirikan KH Chudhori di tempatnya Pangeran Diponegoro, di situ ada bajingan terkenal namanya Parto Tepos.

“Bajingan ini bukan susah begal. Saking hebatnya. Kalau ada orang kaya, didatangi. Parto Tepos minta duit sekian, kalau tidak diberi dipateni (dibunuh). Seneng bojone wong (suka wanita bersuami). Kon gowo rene tak kumpuli (suruh bawa kesini untuk dikawini). Tidak dibawa ke sini. Dipateni (dibunuh). Kebal,” cerita Kh Syahidin di kanal Youtube Gus Yusuf Chudlori.

Singkat cerita, Parto Tepos ini loro nemen (sakit sekali) dan lama tidak sembuh. Yang namanya seorang preman besar, seperti itu, sangat masuk akal ketika sakit, orang satu kampung tidak ada yang menjenguk. Bahkan, warga banyak mendoakan keburukan kepada preman tadi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
preman ustadz parto tepos
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya