Bahagianya Makan Konate Bisa Menjalankan Puasa di Mali
Arif purniawan
Senin, 18 April 2022 - 20:11 WIB
Makan Konate (Foto : Instagram/@makankonate10)
Gelandang Persija Jakarta Makan Konate bahagia karena tahun ini bisa menjalankan ibadah puasa bersama keluarganya di Mali.
Seperti diketahui kompetisi Liga 1 2021/2022 sudah berakhir sebelum memasuki bulan Ramadan, sehingga klub tidak memiliki kewajian menyelesaikan pertandingan.
Hal itu sangat disyukuri betul oleh Makan Konate karena bisa menjalankan ibadah puasa pada Ramadan tahun ini bersama keluarga, karena sudah lama dirindukannya.
“Ini sudah 6 tahun tidak buat puasa di Mali. Alhamdullillaha, tahun ini ada rezeki untuk bisa puasa bersama keluarga. Senang sekali,” kata Makan Konate di kanal Youtube Persija TV dikutip Senin (18/4/2022).
Baca juga:Ahmed Musa, Pesepakbola Muslim Dukung Pembangunan Masjid Agung di Garoua
Makan Konate sejak awal puasa lalu sudah merencanakan untuk pulang kampung, dan puasa bersama keluarganya. Ia berharap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tetap diberi kesehatan sampai bulan Ramadan usai.
“Puasa di Mali itu, kita saling bertukar barang, berbuka puasa bareng dengan kumpulan keluarga, kadang ajak-ajak orang, teman-teman untuk buka puasa bersama. Itu atmosfir suasananya bulan puasa,” ceritanya.
Seperti diketahui kompetisi Liga 1 2021/2022 sudah berakhir sebelum memasuki bulan Ramadan, sehingga klub tidak memiliki kewajian menyelesaikan pertandingan.
Hal itu sangat disyukuri betul oleh Makan Konate karena bisa menjalankan ibadah puasa pada Ramadan tahun ini bersama keluarga, karena sudah lama dirindukannya.
“Ini sudah 6 tahun tidak buat puasa di Mali. Alhamdullillaha, tahun ini ada rezeki untuk bisa puasa bersama keluarga. Senang sekali,” kata Makan Konate di kanal Youtube Persija TV dikutip Senin (18/4/2022).
Baca juga:Ahmed Musa, Pesepakbola Muslim Dukung Pembangunan Masjid Agung di Garoua
Makan Konate sejak awal puasa lalu sudah merencanakan untuk pulang kampung, dan puasa bersama keluarganya. Ia berharap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tetap diberi kesehatan sampai bulan Ramadan usai.
“Puasa di Mali itu, kita saling bertukar barang, berbuka puasa bareng dengan kumpulan keluarga, kadang ajak-ajak orang, teman-teman untuk buka puasa bersama. Itu atmosfir suasananya bulan puasa,” ceritanya.