Tsamara Amany Mundur dari PSI, Begini Respons Grace Natalie
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 19 April 2022 - 02:05 WIB
Tsamara Amany bersama Wakil Dewan Pembina PSI, Grace Natalie. (Foto: Instagram)
Politikus muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany memutuskan untuk mundur sebagai Ketua DPP PSI. Dalam keputusan pengunduran dirinya, Tsamara mengatakan hal ini sebagai keputusan murni tanpa ada desakan atau tekanan dari pihak lain.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie turut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Tsamara untuk 7 tahun persahabatan dan perjuangan di PSI. Grace sangat memahami dan menghargai keputusan Tsamara untuk mundur dari PSI.
Baca Juga:Mundur dari PSI, Tsamara Amany Ingin Berkarier di Luar Politik
"Saya dan juga bro-sis lainnya memahami keputusan Sis Tsam untuk mundur. Sebagaimana kami juga memahami keputusan Sis Dara Nasution untuk berkarier di Facebook," kata Grace melalui video unggahan di akun Twitter @PSI_id, Senin (18/4/2022).
Grace mengaku masih ingat betul saat Tsamara memutuskan untuk bergabung di PSI saat masih berusia 21 tahun. Bahkan, Tsamara saat itu masih belum menyelesaikan kuliahnya di Universitas Paramadina.
Atas hal tersebut, Grace menyadari penuh keputusan yang diambil Tsamara dalam hal ini. Menurutnya, berbagai pengalaman lainnya di luar politik sangat diperlukan untuk menambah wawasan pengetahuan sekaligus skill Tsamara.
Baca Juga:LP3ES: Gerakan Mahasiswa Kabar Baik bagi Demokrasi
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie turut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Tsamara untuk 7 tahun persahabatan dan perjuangan di PSI. Grace sangat memahami dan menghargai keputusan Tsamara untuk mundur dari PSI.
Baca Juga:Mundur dari PSI, Tsamara Amany Ingin Berkarier di Luar Politik
"Saya dan juga bro-sis lainnya memahami keputusan Sis Tsam untuk mundur. Sebagaimana kami juga memahami keputusan Sis Dara Nasution untuk berkarier di Facebook," kata Grace melalui video unggahan di akun Twitter @PSI_id, Senin (18/4/2022).
Grace mengaku masih ingat betul saat Tsamara memutuskan untuk bergabung di PSI saat masih berusia 21 tahun. Bahkan, Tsamara saat itu masih belum menyelesaikan kuliahnya di Universitas Paramadina.
Atas hal tersebut, Grace menyadari penuh keputusan yang diambil Tsamara dalam hal ini. Menurutnya, berbagai pengalaman lainnya di luar politik sangat diperlukan untuk menambah wawasan pengetahuan sekaligus skill Tsamara.
Baca Juga:LP3ES: Gerakan Mahasiswa Kabar Baik bagi Demokrasi