7 Tips Ketua MUI Agar Mudik Aman dan Bernilai Ibadah
Fajar adhitya
Ahad, 24 April 2022 - 12:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id.
Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 Masehi tinggal menghitung hari. Mudik merupakan tradisi selama lebaran Ramadhan untuk bersilaturahim kepada sanak saudara di kampung halaman.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Jeje Zaenudin memberikan tips mudik aman, sehat, menyenangkan, dan bahagia sehingga bernilai ibadah. Selama masa perjalanan mudik atau safar, kaum muslimin tetap wajib menjaga tuntunan agama dalam menunaikan ibadah dan muamalah yang baik dan benar.
“Terutama kewajiban menunaikan puasa selama ia kuat, sehat, dan mampu, menunaikan shalat, berdzkir dan berdoa di perjalanan,” kata KH Jeje saat berbincang dengan Langit7.id baru-baru ini.
Baca Juga:Kendaraan Melintas di Tol Transjawa Masih Sepi pada H-9 Lebaran
Selain itu, Waketum PP Persis ini juga mengimbau pemudik menjaga hak-hak perjalanan pemudik yang lain. Misalnya saling tolong-menolong dan tidak membuat kerusakan fasilitas umum yang disiapkan bagi para pemudik.
Dilansir laman MUI, pimpinan MUI Jawa Barat juga memberikan tips mudik agar bernilai ibadah. Ia mengimbau pemudik menerapkan nilai-nilai Ramadhan selama di perjalanan, saat di kampung halaman, dan saat kembali ke perantauan.
“Puasa Ramadhan mengajarkan kesabaran sehingga harus dipraktikkan saat mudik seperti tidak meluapkan kemarahannya saat di jalan raya. Harus sabar dan menghormati orang lain saat terjadi kemacetan,” kata Sekretaris Umum MUI Jabar KH Rafani Achyar.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Jeje Zaenudin memberikan tips mudik aman, sehat, menyenangkan, dan bahagia sehingga bernilai ibadah. Selama masa perjalanan mudik atau safar, kaum muslimin tetap wajib menjaga tuntunan agama dalam menunaikan ibadah dan muamalah yang baik dan benar.
“Terutama kewajiban menunaikan puasa selama ia kuat, sehat, dan mampu, menunaikan shalat, berdzkir dan berdoa di perjalanan,” kata KH Jeje saat berbincang dengan Langit7.id baru-baru ini.
Baca Juga:Kendaraan Melintas di Tol Transjawa Masih Sepi pada H-9 Lebaran
Selain itu, Waketum PP Persis ini juga mengimbau pemudik menjaga hak-hak perjalanan pemudik yang lain. Misalnya saling tolong-menolong dan tidak membuat kerusakan fasilitas umum yang disiapkan bagi para pemudik.
Dilansir laman MUI, pimpinan MUI Jawa Barat juga memberikan tips mudik agar bernilai ibadah. Ia mengimbau pemudik menerapkan nilai-nilai Ramadhan selama di perjalanan, saat di kampung halaman, dan saat kembali ke perantauan.
“Puasa Ramadhan mengajarkan kesabaran sehingga harus dipraktikkan saat mudik seperti tidak meluapkan kemarahannya saat di jalan raya. Harus sabar dan menghormati orang lain saat terjadi kemacetan,” kata Sekretaris Umum MUI Jabar KH Rafani Achyar.