Apakah Anda Termasuk Toxic Parents? Kenali Tanda-Tandanya
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 25 April 2022 - 12:24 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Setiap orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Dan mereka akan sangat senang jika terbaik versi mereka bisa dicapai. Adalah wajar bila kemudian orang tua melakukan segala cara agar anak bisa mendapatkannya.
Namun, orang tua seringkali lupa bahwa apa yang terbaik menurutnya belum tentu baik untuk anak. Sehingga membuat anak terpaksa untuk melakukannya karena takut dimarahi.
Nah, jika sudah seperti ini Anda bisa saja sudah termasuk toxic parents, yakni orang tua yang tidak dapat memenuhi kebutuhan anak.
Spesialis ilmu kedokteran jiwa, dr Kresno Mulyadi, SpKJ mengungkapkan ada beberapa tanda-tanda lain bahwa Anda termasuk toxicparents.
Baca juga: Jangan Diteruskan, Helicopter Parenting Bisa Merugikan Anak
"Pertama adalah egois. Egois merupakan suatu tindakan memaksakan kehendak tanpa memikirkan perasaan orang lain. Antara orang tua dan anak. Orang tua selalu ingin anak melakukan apa yang mereka inginkan, tanpa mempedulikan anak suka atau tidak," ucap dr Kresno dalam acara bertajuk "Healthy Parenting vs Toxic Parenting," Sabtu (23/4/2022).
"Misal, pokoknya Papa mau kamu seperti ini dan Mama ingin kamu seperti ini. Ayo nurut sama Papa dan Mama, kita bisa berhasil karena dulu selalu patuh sama Opa dan Oma. Makanya, kalau kamu ingin berhasil, lakukan hal demikian," lanjut dia.
Namun, orang tua seringkali lupa bahwa apa yang terbaik menurutnya belum tentu baik untuk anak. Sehingga membuat anak terpaksa untuk melakukannya karena takut dimarahi.
Nah, jika sudah seperti ini Anda bisa saja sudah termasuk toxic parents, yakni orang tua yang tidak dapat memenuhi kebutuhan anak.
Spesialis ilmu kedokteran jiwa, dr Kresno Mulyadi, SpKJ mengungkapkan ada beberapa tanda-tanda lain bahwa Anda termasuk toxicparents.
Baca juga: Jangan Diteruskan, Helicopter Parenting Bisa Merugikan Anak
"Pertama adalah egois. Egois merupakan suatu tindakan memaksakan kehendak tanpa memikirkan perasaan orang lain. Antara orang tua dan anak. Orang tua selalu ingin anak melakukan apa yang mereka inginkan, tanpa mempedulikan anak suka atau tidak," ucap dr Kresno dalam acara bertajuk "Healthy Parenting vs Toxic Parenting," Sabtu (23/4/2022).
"Misal, pokoknya Papa mau kamu seperti ini dan Mama ingin kamu seperti ini. Ayo nurut sama Papa dan Mama, kita bisa berhasil karena dulu selalu patuh sama Opa dan Oma. Makanya, kalau kamu ingin berhasil, lakukan hal demikian," lanjut dia.