home masjid

Tafsir Al-Baqarah Ayat 125: Ka'bah sebagai Poros Kiblat Umat Islam

Senin, 25 April 2022 - 19:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Allah memuliakan Ka’bah dengan menjadikannya sebagai tempat berkumpul umat manusia untuk beribadah kepadaNya. Sebagai dampak keberkahan Ka’bah, Allah menjadikan tanah yang berada di sekitar Masjidilharam sebagai tanah dan tempat yang aman bagi orang-orang yang berada di sana.

Firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 125:

وَاِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَاَمْنًاۗ وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَّقَامِ اِبْرٰهٖمَ مُصَلًّىۗ وَعَهِدْنَآ اِلٰٓى اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ اَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّاۤىِٕفِيْنَ وَالْعٰكِفِيْنَ وَالرُّكَّعِ السُّجُوْدِ

Artinya: Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah (Ka’bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang iktikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!”

Baca Juga:Umrah Bulan Ramadhan Perkuat Rasa Empati dan Syukur

Para ulama dari generasi sahabat dan tabi’in memiliki beragam pandangan dalam memaknai perintah Allah kepada Nabi Ibrahim dan Ismail untuk membersihkan Ka’bah (وَعَهِدْنَآ اِلٰٓى اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْل). Hasan Al Basri mengatakan, Allah menyuruh keduanya untuk membersihkan Baitullah dari segala macam kotoran dan najis sehingga tidak ada sedikit pun yang mengenai bagiannya.

Said bin Jubair sebagaimana dikutip dari Tafsir Ibnu Katsir, meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa yang dimaksud membersihkan adalah membersihkan dari adanya berhala-berhala, dan segala perilaku buruk manusia. Dengan demikian, manusia dapat beribadah (thawaf) dengan nyaman dan aman.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kakbah makkah madinah haji
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya