Sejarah dan Makna Mudik di Indonesia, Sudah Tahu Belum?
Mahmuda attar hussein
Rabu, 27 April 2022 - 20:10 WIB
Ilustrasi warga mudik lebaran dengan motor. (Foto: Istimewa).
Sejarah dan makna mudik di Indonesia hampir dilupakan oleh masyarakatnya. Sebab rutinitas ini sudah menjadi tradisi, sehingga bukan lagi fenomena aneh.
Momen mudik pada hari raya selalu identik dengan kemacetan, cerita lucu, transportasi umum dan infrastruktur jalan. Namun apa sebenarnya arti kata mudik itu sendiri?
Merangkum dari berbagai sumber, menurut ahli kajian filsafat, Jacob Sumardjo, istilah mudik berasal dari Bahasa Jawa 'mulih dhilik', yang artinya 'pulang sebentar'.
Hal itu dilandaskan karena pada kebiasaan mudik masyarakat, usai menghabisi waktu sekian hari di kampung halaman, mereka nantinya akan kembali ke kota perantauan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Lagu Religi Ini Siap Temani Mudik Lebaran 2022
Sementara dalam pandangan lainnya, Sejarawan Betawi, Ridwan Saidi, mudik berangkat dari istilah 'menuju udik', yang artinya 'menuju Selatan'.
Ini karena orang Betawi zaman dahulu yang punya kebiasaan membuka usaha di Pesisir Utara, sementara rumahnya berada di daerah Selatan.
Momen mudik pada hari raya selalu identik dengan kemacetan, cerita lucu, transportasi umum dan infrastruktur jalan. Namun apa sebenarnya arti kata mudik itu sendiri?
Merangkum dari berbagai sumber, menurut ahli kajian filsafat, Jacob Sumardjo, istilah mudik berasal dari Bahasa Jawa 'mulih dhilik', yang artinya 'pulang sebentar'.
Hal itu dilandaskan karena pada kebiasaan mudik masyarakat, usai menghabisi waktu sekian hari di kampung halaman, mereka nantinya akan kembali ke kota perantauan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Lagu Religi Ini Siap Temani Mudik Lebaran 2022
Sementara dalam pandangan lainnya, Sejarawan Betawi, Ridwan Saidi, mudik berangkat dari istilah 'menuju udik', yang artinya 'menuju Selatan'.
Ini karena orang Betawi zaman dahulu yang punya kebiasaan membuka usaha di Pesisir Utara, sementara rumahnya berada di daerah Selatan.