home edukasi & pesantren

Makna Hari Raya Idul Fitri Menurut Ustaz Adi Hidayat

Selasa, 03 Mei 2022 - 09:15 WIB
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, kata fitri berasal dari kata makan, yakni futur dengan sifat fitri. Jadi, arti dari kata Idul Fitri adalah kembali makan setelah selesai bulan Ramadhan. Foto: iStock.
Dai kondang Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hakikat Idul Fitri. Hal pertama yang perlu diketahui adalah adanya kata takwa. Takwa yaitu saat seseorang meninggalkan kemaksiatan dan menjadi taat atau melaksanakan amal shalih.

Dalam Islam, ada juga kata muslim. Muslim berarti saat seseorang membaca dua kalimat syahadat sebagai bentuk kesaksian bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan Muhammad adalah Rasulullah.

Jika seseorang telah membaca dua kalimat syahadat, maka dia sudah dikategorikan sebagai muslim. Tingkatan berikutnya adalah mukmin. Mukmin adalah seorang muslim yang mempunyai iman. Dari iman itu, seorang muslim mau melakukan amal shalih atau ketaataan.

Baca Juga:Sejarah Al-Qur’an, Allah Jamin Orisinalitas Bacaan dan Tulisannya

Setelah seorang muslim beriman, maka dia akan naik ke tingkat takwa. Jika seorang muslim telah mencapai derajat takwa, maka hati akan selalu tentram. Itu karena saat berjalan ke manapun, kapan pun, dan di manapun, Allah senantiasa selalu terasa dekat.

Nah, pada Ramadhan ini, saat seorang muslim berhasil melaksanakan ibadah puasa, maka dia akan menggenggam muflihun. Muflihun artinya kemenangan, kesuksesa, dan kebahagiaan.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
amal saleh ustadz adi hidayat idul fitri lebaran takwa
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya