Terlanjur Selingkuh? Begini Cara Tebus Kesalahan ke Pasangan
Muhajirin
Ahad, 08 Mei 2022 - 22:00 WIB
Ilustrasi rujuk setelah selingkuh. (Foto: Istimewa).
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya, menjelaskan, selingkuh merupakan perbuatan salah. Tidak bisa dibenarkan dan Islam melarang keras.
Maka itu, selingkuh harus menjadi pelajaran penting kepada pasangan yang sudah melakukan perbuatan seperti itu. Seorang suami atau istri selingkuh harus segera menghentikan dan bertaubat kepada Allah Ta'ala.
"Anda lakukan itu salah, jadi harus bertaubat," ucap Buya Yahya dalam salah satu tausiahnya di Al-Bahjah TV, dikutip Ahad (8/5/2022).
Menurut Buya Yahya, selingkuh merupakan perbuatan tercela yang membawa seseorang mendekati setan. Itu karena selingkuh merupakan perbuatan haram. Perbuatan haram sudah pasti telah dibumbui oleh setan.
Baca Juga: Korek Kuping dan Ngupil Bisa Batalkan Puasa? Ini Kata Buya Yahya
"Apalagi sudah melakukan sesuatu yang haram, karena yang haram semakin terasa indah, karena dibumbui setan dan iblis," kata Buya Yahya.
Lalu, bagaimana cara menebus kesalahan dari perbuata selingkuh?
Maka itu, selingkuh harus menjadi pelajaran penting kepada pasangan yang sudah melakukan perbuatan seperti itu. Seorang suami atau istri selingkuh harus segera menghentikan dan bertaubat kepada Allah Ta'ala.
"Anda lakukan itu salah, jadi harus bertaubat," ucap Buya Yahya dalam salah satu tausiahnya di Al-Bahjah TV, dikutip Ahad (8/5/2022).
Menurut Buya Yahya, selingkuh merupakan perbuatan tercela yang membawa seseorang mendekati setan. Itu karena selingkuh merupakan perbuatan haram. Perbuatan haram sudah pasti telah dibumbui oleh setan.
Baca Juga: Korek Kuping dan Ngupil Bisa Batalkan Puasa? Ini Kata Buya Yahya
"Apalagi sudah melakukan sesuatu yang haram, karena yang haram semakin terasa indah, karena dibumbui setan dan iblis," kata Buya Yahya.
Lalu, bagaimana cara menebus kesalahan dari perbuata selingkuh?