LANGIT7.ID, Jakarta - Pengasuh
Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya, menjelaskan, selingkuh merupakan perbuatan salah. Tidak bisa dibenarkan dan Islam melarang keras.
Maka itu, selingkuh harus menjadi pelajaran penting kepada pasangan yang sudah melakukan perbuatan seperti itu. Seorang suami atau istri selingkuh harus segera menghentikan dan bertaubat kepada Allah Ta'ala.
"Anda lakukan itu salah, jadi harus bertaubat," ucap
Buya Yahya dalam salah satu tausiahnya di Al-Bahjah TV, dikutip Ahad (8/5/2022).
Menurut Buya Yahya, selingkuh merupakan perbuatan tercela yang membawa seseorang mendekati setan. Itu karena selingkuh merupakan perbuatan haram. Perbuatan haram sudah pasti telah dibumbui oleh setan.
Baca Juga: Korek Kuping dan Ngupil Bisa Batalkan Puasa? Ini Kata Buya Yahya"Apalagi sudah melakukan sesuatu yang haram, karena yang haram semakin terasa indah, karena dibumbui setan dan iblis," kata Buya Yahya.
Lalu, bagaimana cara menebus kesalahan dari perbuata selingkuh?
Hal utama yang harus dilakukan adalah bertaubat. Setelah itu, tinggalkan selingkuhan, seperti tidak menghubunginya lagi. Perbanyak istighfar lalu kembali ke pasangan sah.
"Cara menolong dia, anda tidak menghubungi dia lagi, anda istighfar, ingatkan kepadanya kalau yang dilakuan adalah salah, kemballah kepada pasanganmu, dan anda tidak dekat-dekat," tutur Buya Yahya.
Buya Yahya mengatakan, selingkuh merupakan perbuatan dosa besar kepada Allah dan kepada pasangan. Maka itu, seligkuh wajib dihentikan dan ditinggalkan. Seseorang harus setia kepada pasangan.
"Dosa anda besar, tapi Allah maha kasih, hentikan semua itu," ucap Buya Yahya.
Selain itu, Buya Yahya mengingatkan agar tidak mengulangi perbuatan serupa. "Jangan pernah berikan harapan kepada siapapun. Maka dari itu, anda harus bertaubat kepada Allah Ta'ala," ujar dia.
(bal)