Tradisi Lebaran Ketupat dari Sudut Pandang Islam, Ini Maknanya
Mahmuda attar hussein
Senin, 09 Mei 2022 - 10:40 WIB
Ilustrasi lebaran ketupat yang menjadi tradisi masyarakat Jawa. (Foto: Istimewa).
Sepekan usai Idul Fitri, masyarakat Jawa biasanya memiliki tradisi untuk merayakan Lebaran Ketupat. Namun hari raya ini bukan bagian dari ajaran Islam.
Lantas bagaimana Islam memandang tradisi masyarakat terkait Lebaran Ketupat ini?
Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim, KH Ma'ruf Khozin menjelaskan, Lebaran Ketupat merupakan tradisi yang biasa dirayakan masyarakat Jawa dan tidak tercantum dalam Al Quran. Juga tidak dirayakan oleh Nabi besar Muhammad SAW.
"Lebaran Ketupat bagi sebagian orang dimaknai sebagai hari raya untuk orang yang menjalankan puasa di bulan Syawal," ujarnya seperti dilansir MUI Jatim, Senin (9/5/2022).
Baca Juga: Sejarah Disunnahkannya Syawal Jadi Bulan untuk Menikah
Perayaan ini, kata dia, dianggap harus dilakukan sebagai bentuk apresiasi bagi umat muslim yang menjalankan puasa Syawal, setelah sebelumnya berpuasa selama satu bulan saat Ramadhan.
Sesuai namanya, dalam tradisi ini masyarakat akan menghidangkan ketupat, yang merupakan makanan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda (janur).
Lantas bagaimana Islam memandang tradisi masyarakat terkait Lebaran Ketupat ini?
Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim, KH Ma'ruf Khozin menjelaskan, Lebaran Ketupat merupakan tradisi yang biasa dirayakan masyarakat Jawa dan tidak tercantum dalam Al Quran. Juga tidak dirayakan oleh Nabi besar Muhammad SAW.
"Lebaran Ketupat bagi sebagian orang dimaknai sebagai hari raya untuk orang yang menjalankan puasa di bulan Syawal," ujarnya seperti dilansir MUI Jatim, Senin (9/5/2022).
Baca Juga: Sejarah Disunnahkannya Syawal Jadi Bulan untuk Menikah
Perayaan ini, kata dia, dianggap harus dilakukan sebagai bentuk apresiasi bagi umat muslim yang menjalankan puasa Syawal, setelah sebelumnya berpuasa selama satu bulan saat Ramadhan.
Sesuai namanya, dalam tradisi ini masyarakat akan menghidangkan ketupat, yang merupakan makanan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda (janur).