Makanan Khas Yogyakarta jadi Menu Hidangan DEWG 2022
Hasanah syakim
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:41 WIB
Makanan khas Yogyakarta, Bakpia akan disajikan untuk delegasi DEWG 2022 (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Beragam kudapan khas dari Daerah Istimewa Yogyakarta seperti yangko, bakpia, geplak, dan coklat yang dikombinasikan dengan ramuan jamu tradisional akan dihidangkan ke delegasi sidang kedua Digital Economy Working Group (DEWG) 2022.
Public Relations Manager Hotel Tentrem DIY, Adventa Pramushanti mengatakan makanan yang dihidangkan tersebut hanya ada di Yogyakarta dengan paduan warna kudapan yang bakal mengundang perhatian para delegasi.
“Dari sisi cita rasa, makanan khas Yogyakarta ini dihidangkan dengan olahan yang inovatif, seperti coklat paralin, yang ditambahkan rasa khas bumbu kunyit asam dan beras kencur. Hidangan yang ada di hotel kami, bentuk coklatnya adalah gamelan. Dipadu dengan makanan khas asli Yogyakarta," ungkap Adventa dikutip Rabu (18/5/2022).
Baca juga:Menkominfo: DEWG20 Jadi Tonggak Pemulihan Ekonomi Global
Menurut Adventa, hal tersebut dilakukannya sebagai upaya atau wujud dari promosi makanan khas Yogyakarta di kancah internasional. Sehingga masyarakat dari luar negeri mengakui kekayaan rasa kuliner nusantara salah satunya Yogyakarta melalui ajang DEWG.
"Tujuan kami yang kedua dapat memberikan respon positif terhadap kekayaan kuliner hingga budaya khas Indonesia di kancah dunia. Respon saat ini, masih diterima oleh tamu-tamu delegasi yang datang," ungkapnya.
Sebanyak 15 delegasi negara G20 hadir secara langsung di Yogyakarta, Indonesia selaku tuan rumah dan dihadiri delegasi dari Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brazil, Prancis, Jerman, Inggris, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Turki, dan Uni Eropa. Adapun delegasi lima negara hadir secara daring antara lain Kanada, China, Meksiko, Afrika Selatan dan Rusia.
Public Relations Manager Hotel Tentrem DIY, Adventa Pramushanti mengatakan makanan yang dihidangkan tersebut hanya ada di Yogyakarta dengan paduan warna kudapan yang bakal mengundang perhatian para delegasi.
“Dari sisi cita rasa, makanan khas Yogyakarta ini dihidangkan dengan olahan yang inovatif, seperti coklat paralin, yang ditambahkan rasa khas bumbu kunyit asam dan beras kencur. Hidangan yang ada di hotel kami, bentuk coklatnya adalah gamelan. Dipadu dengan makanan khas asli Yogyakarta," ungkap Adventa dikutip Rabu (18/5/2022).
Baca juga:Menkominfo: DEWG20 Jadi Tonggak Pemulihan Ekonomi Global
Menurut Adventa, hal tersebut dilakukannya sebagai upaya atau wujud dari promosi makanan khas Yogyakarta di kancah internasional. Sehingga masyarakat dari luar negeri mengakui kekayaan rasa kuliner nusantara salah satunya Yogyakarta melalui ajang DEWG.
"Tujuan kami yang kedua dapat memberikan respon positif terhadap kekayaan kuliner hingga budaya khas Indonesia di kancah dunia. Respon saat ini, masih diterima oleh tamu-tamu delegasi yang datang," ungkapnya.
Sebanyak 15 delegasi negara G20 hadir secara langsung di Yogyakarta, Indonesia selaku tuan rumah dan dihadiri delegasi dari Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brazil, Prancis, Jerman, Inggris, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Turki, dan Uni Eropa. Adapun delegasi lima negara hadir secara daring antara lain Kanada, China, Meksiko, Afrika Selatan dan Rusia.