Memuliakan Tamu, Rasulullah Suguhkan yang Terbaik
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 20 Mei 2022 - 07:02 WIB
Melayani tamu akan mendapatkan fadilah. Foto: Langit7/iStock
Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan hidup membutuhkan orang lain. Karena itu silaturahmi harus terus dijaga agar tidak memutus hubungan.
Dalam Islam, silaturahmi sangat dianjurkan. Salah satu caranya yaitu dengan berkunjung atau bertamu ke rumah kerabat.
Baca juga: Ini Adab Bertamu dalam Islam, Jangan Asal Nyelonong Masuk
Ulama asal Jawa Timur yang menetap di Malaysia, Habib Ali Zaenal Abidin Al-Hamid, mengatakan melayani tamu atau memberikan tamu makan merupakan bagian dari perbuatan yangdianjurkan Rasulullah SAW.
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda;
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
"Dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.” [HR al-Bukhari dan Muslim].
Dalam Islam, silaturahmi sangat dianjurkan. Salah satu caranya yaitu dengan berkunjung atau bertamu ke rumah kerabat.
Baca juga: Ini Adab Bertamu dalam Islam, Jangan Asal Nyelonong Masuk
Ulama asal Jawa Timur yang menetap di Malaysia, Habib Ali Zaenal Abidin Al-Hamid, mengatakan melayani tamu atau memberikan tamu makan merupakan bagian dari perbuatan yangdianjurkan Rasulullah SAW.
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda;
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
"Dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.” [HR al-Bukhari dan Muslim].