Menhub Budi Karya Sumadi Mendapat Gelar Doktor Honoris Causa dari UGM
Priyo Setyawan
Selasa, 24 Mei 2022 - 20:50 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi menerima gelar kehormatan dari UGM (foto: humas UGM)
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendapat gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Rektor UGM Prof. Panut Mulyono, mengatakan pemberian gelar kepada Budi Karya Sumadi karena peran dan jasanya dalam keilmuannya yang meliputi teknik rancang bangun dan perencanaan di bidang transportasi dalam merajut konektivitas nusantara.
“Beliau memberikan intervensi intelektual dalam menjalankan tugasnya menghasilkan karya yang luar biasa secara berkelanjutan,” ujar Panut dikutip Selasa (24/5/2022).
Baca juga:Ova Emilia Terpilih jadi Rektor UGM 2022-2027
Panut menjelaskan sistem transportasi yang yang dibangun Budi Karya Sumadi mampu menghubungkan wilayah yang luas dan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial dan ekonomi.
Pembangunan transportasi bukan hanya dilakukan di pulau Jawa tapi di seluruh tanah air. Bukan hanya untuk pusat bisnis dan pemerintahan tetapi melapisi seluruh lapisan masyarakat baik yang berada di pinggiran maupun dari 3T
“Bahkan sarana dan prasarana yang dibangun oleh Menhub mampu membuka aksesibilitas di daerah, meningkatkan konektivitas, mengurangi disparitas harga dan meningkatkan produktivitas serta pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” jelasnya.
Rektor UGM Prof. Panut Mulyono, mengatakan pemberian gelar kepada Budi Karya Sumadi karena peran dan jasanya dalam keilmuannya yang meliputi teknik rancang bangun dan perencanaan di bidang transportasi dalam merajut konektivitas nusantara.
“Beliau memberikan intervensi intelektual dalam menjalankan tugasnya menghasilkan karya yang luar biasa secara berkelanjutan,” ujar Panut dikutip Selasa (24/5/2022).
Baca juga:Ova Emilia Terpilih jadi Rektor UGM 2022-2027
Panut menjelaskan sistem transportasi yang yang dibangun Budi Karya Sumadi mampu menghubungkan wilayah yang luas dan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial dan ekonomi.
Pembangunan transportasi bukan hanya dilakukan di pulau Jawa tapi di seluruh tanah air. Bukan hanya untuk pusat bisnis dan pemerintahan tetapi melapisi seluruh lapisan masyarakat baik yang berada di pinggiran maupun dari 3T
“Bahkan sarana dan prasarana yang dibangun oleh Menhub mampu membuka aksesibilitas di daerah, meningkatkan konektivitas, mengurangi disparitas harga dan meningkatkan produktivitas serta pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” jelasnya.