home edukasi & pesantren

Pengertian Salafus Shalih, Haruskah Ikut Pemahaman Mereka?

Rabu, 25 Mei 2022 - 07:35 WIB
Ilustrasi pengajian Salaf. (Foto: Istimewa).
Salafus shalih adalah para pendahulu yang saleh. Sebutan bagi ini dikhususkan bagi generasi awal Islam seperti para sahabat, tabi’in, dan tabi’it tabi’in.

Zaman para salafus shalih itu dekat dengan zaman Nabi Muhammad SAW. Mereka tentu memiliki pemahaman agama yang lebih baik dari pada generasi setelahnya.

Semisal para sahabat, mereka bergaul langsung dengan Rasulullah. Melihat langsung dan belajar dengan Nabi SAW mengenai Islam dan menyaksikkan turunnya ayat-ayat Al Quran.

Melansir laman Muhammadiyah, mengikuti pemahaman salafus shalih sebenarnya masih diperselisihkan para ulama.

Sebagian menganggapnya sebagai hujjah syar’iyah (dalil agama). Karena itu, berbagai urusan bersifat syariah tidak bisa dikerjakan tanpa ada dalil dari Al-Quran, hadist dan ijma.

Baca Juga: Manba’ul Ulum Cirebon, Pesantren yang Padukan Metode Pendidikan Salaf dan Modern

Jika pemahaman atau pendapat para sahabat itu berbeda antara satu dengan yang lainnya, maka harus dipilih salah satu. Argumentasi mereka ialah, bahwa kemungkinan pendapat mereka itu benar sangat besar, dan kemungkinan pemahaman mereka itu salah sangat kecil.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
salafus shalih salaf muhammadiyah amalan sunnah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya