Menentukan Jenis Pasar dan Target Konsumen ala Jaya Setiabudi
Mahmuda attar hussein
Selasa, 03 Agustus 2021 - 14:27 WIB
Ilustrasi pentingnya menentukan jenis pasar untuk menciptakan konsumen loyal. Foto: Langit7/antara
Untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan dalam bisnis maka perlu menentukan pasar yang tepat. Selain itu target konsumen juga menjadi faktor yang tidak bisa dilepaskan dalam penjualan.
Pendiri Yukbisnis, sekaligus praktisi bisnis Jaya Setiabudi mengatakan, dalam ilmu bisnis setidaknya terdapat tiga jenis pasar yang ada pada saat ini, yakni pasar potensial, pasar berdarah, dan pasar tertidur. Pelaku bisnis perlu membidik pasar yang tepat untuk menghadirkan produknya di pasaran.
Pasar tertidur adalah pasar di mana sebuah produk sudah dihadirkan tapi kebutuhan konsumen belum menyasar kepada produk tersebut. Hal ini tentu tidak menjadi masalah bagi pelaku usaha yang tidak memiliki kendala dalam urusan modal. Sementara pasar berdarah adalah pasar yang di mana para pelaku usahanya marak melakukan persaingan dengan membanting harga sampai kompetitornya tidak bisa mengikuti persaingan harga mereka.
“Pasar potensial itu adalah pasar yang permintaan terhadap produknya besar tapi kompetisinya kecil, bukan berarti belum ada yang jual tapi yang jualan itu bisa jadi brandnya belum kuat,” katanya dalam Webinar Cara Membuat Produk Ngangenin, Selasa (3/8).
Untuk menentukan jenis pasar yang tepat dalam menghadirkan sebuah produk maka diperlukan sebuah kematangan dalam riset yang dilakukan. Sehingga dari beberapa kelebihan dan kekurangan jenis pasar masing-masing bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Menurutnya, jika riset tidak dilakukan dalam menjalankan usaha, akan menimbulkan arah yang tidak jelas dalam bisnis. Terlebih persaingan bisnis saat ini cukup besar, baik bisnis kecil mau pun besar.
Pendiri Yukbisnis, sekaligus praktisi bisnis Jaya Setiabudi mengatakan, dalam ilmu bisnis setidaknya terdapat tiga jenis pasar yang ada pada saat ini, yakni pasar potensial, pasar berdarah, dan pasar tertidur. Pelaku bisnis perlu membidik pasar yang tepat untuk menghadirkan produknya di pasaran.
Pasar tertidur adalah pasar di mana sebuah produk sudah dihadirkan tapi kebutuhan konsumen belum menyasar kepada produk tersebut. Hal ini tentu tidak menjadi masalah bagi pelaku usaha yang tidak memiliki kendala dalam urusan modal. Sementara pasar berdarah adalah pasar yang di mana para pelaku usahanya marak melakukan persaingan dengan membanting harga sampai kompetitornya tidak bisa mengikuti persaingan harga mereka.
“Pasar potensial itu adalah pasar yang permintaan terhadap produknya besar tapi kompetisinya kecil, bukan berarti belum ada yang jual tapi yang jualan itu bisa jadi brandnya belum kuat,” katanya dalam Webinar Cara Membuat Produk Ngangenin, Selasa (3/8).
Untuk menentukan jenis pasar yang tepat dalam menghadirkan sebuah produk maka diperlukan sebuah kematangan dalam riset yang dilakukan. Sehingga dari beberapa kelebihan dan kekurangan jenis pasar masing-masing bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha.
Menurutnya, jika riset tidak dilakukan dalam menjalankan usaha, akan menimbulkan arah yang tidak jelas dalam bisnis. Terlebih persaingan bisnis saat ini cukup besar, baik bisnis kecil mau pun besar.