Jangan Menyerah, Setiap Orang Bisa Wafat Husnul Khatimah
Muhajirin
Sabtu, 28 Mei 2022 - 23:00 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Ustadz Abdul Somad (UAS) menyampaikan, Rasulullah SAW selalu berdoa kepada Allah agar menjadikan hari terbaik adalah hari terakhir dalam hidupnya. Hari terakhir itu adalah hari kematian seseorang.
UAS mengatakan, ada orang yang hidupnya berawal dari keluarga penuh maksiat seperti pemabuk, prostitusi, judi, narkoba, dan lingkungan tidak baik. Namun, rupanya di tengah perjalanan hidup dia mendapat hidayah dari Allah Ta'ala.
"Rupanya satu kata yang tulus dan lubuk hati yang paling dalam menusuk ke dalam tangkai jantungnya sampai ke otaknya, sampai ke ubun-ubunnya sampai ke sum-sumnya sampai di tengah malam terngiang di telinganya kamu akan mati," kata UAS dalam salah satu tausiahnya, Sabtu (28/5/2022).
Baca Juga:5 Nasihat Rasulullah soal Kematian, No 4 Jangan Minta Dimatikan
Hidayah akan membawa seseorang pada keimanan. Selalu berpikir saat mati kelak akan membawa bekal apa ke akhirat. Akhirnya, dosa-dosa masa lalu selalu terngiang yang membuat orang itu selalu beristighfar dan memohon ampun kepada-Nya.
"Lalu, kemudian itu pula yang membuat dia bertaubat dan akhir hayatnya adalah husnul khatimah," kata UAS.
Ada pula orang yang tumbuh dari lingkungan baik dan keluarga beriman, tapi di perjalanan hidup tersesat hingga mendurhakai Allah. Sehingga, mati dalam keadaan su'ul khatimah. Hal yang paling diinginkan adalah tumbuh di lingkungan dan keluarga yang baik, dan mati dalam keadaan husnul khatimah.
UAS mengatakan, ada orang yang hidupnya berawal dari keluarga penuh maksiat seperti pemabuk, prostitusi, judi, narkoba, dan lingkungan tidak baik. Namun, rupanya di tengah perjalanan hidup dia mendapat hidayah dari Allah Ta'ala.
"Rupanya satu kata yang tulus dan lubuk hati yang paling dalam menusuk ke dalam tangkai jantungnya sampai ke otaknya, sampai ke ubun-ubunnya sampai ke sum-sumnya sampai di tengah malam terngiang di telinganya kamu akan mati," kata UAS dalam salah satu tausiahnya, Sabtu (28/5/2022).
Baca Juga:5 Nasihat Rasulullah soal Kematian, No 4 Jangan Minta Dimatikan
Hidayah akan membawa seseorang pada keimanan. Selalu berpikir saat mati kelak akan membawa bekal apa ke akhirat. Akhirnya, dosa-dosa masa lalu selalu terngiang yang membuat orang itu selalu beristighfar dan memohon ampun kepada-Nya.
"Lalu, kemudian itu pula yang membuat dia bertaubat dan akhir hayatnya adalah husnul khatimah," kata UAS.
Ada pula orang yang tumbuh dari lingkungan baik dan keluarga beriman, tapi di perjalanan hidup tersesat hingga mendurhakai Allah. Sehingga, mati dalam keadaan su'ul khatimah. Hal yang paling diinginkan adalah tumbuh di lingkungan dan keluarga yang baik, dan mati dalam keadaan husnul khatimah.