Pariwisata Berkelanjutan jadi Opsi Tanggulangi Bencana
Hasanah syakim
Senin, 30 Mei 2022 - 20:22 WIB
Ilustrasi pertolongan di tempat wisata (foto: kemenparekraf)
Pariwisata berkelanjutan menjadi salah satu pilihan dalam menanggulangi bencana, sehingga pelaku pariwisata dinilai berperan penting dalam mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, Fadjar Hutomo menyampaikan pemerintah Indonesia berkomitmen membangun pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta mengajak pelaku pariwisata untuk mengambil peran aktif dalam menanggulangi bencana demi mewujudkan industri pariwisata yang berkelanjutan.
"Pelaku pariwisata pun berperan penting dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Ini yang harus kita lakukan, bagaimanapun ini kita adalah masyarakat yang hidup di ring of fire," kata Fadjar dalam keterangannya dikutip Senin (30/5/2022).
Baca juga:Mengenal Bangunan Plengkung Gading, Gapura Unik Bernuansa Jadul
Pihaknya mendorong pelaku pariwisata untuk melakukan upaya mitigasi bencana di destinasi wisata. Seperti menyediakan alat-alat pengamanan (safty) dalam melakukan tanggap darurat saat terjadi bencana.
"Maka yang harus disiapkan oleh destinasi pariwisata kita adalah alat-alat yang diperlukan untuk melaksanakan tanggap darurat ketika bencana itu terjadi," ujarnya.
Menurut Fadjar, sebuah kolaborasi juga diperlukan untuk pencegahan dan kesiapsiagaan bencana dalam mewujudkan rencana manajemen terpadu.
Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, Fadjar Hutomo menyampaikan pemerintah Indonesia berkomitmen membangun pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta mengajak pelaku pariwisata untuk mengambil peran aktif dalam menanggulangi bencana demi mewujudkan industri pariwisata yang berkelanjutan.
"Pelaku pariwisata pun berperan penting dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Ini yang harus kita lakukan, bagaimanapun ini kita adalah masyarakat yang hidup di ring of fire," kata Fadjar dalam keterangannya dikutip Senin (30/5/2022).
Baca juga:Mengenal Bangunan Plengkung Gading, Gapura Unik Bernuansa Jadul
Pihaknya mendorong pelaku pariwisata untuk melakukan upaya mitigasi bencana di destinasi wisata. Seperti menyediakan alat-alat pengamanan (safty) dalam melakukan tanggap darurat saat terjadi bencana.
"Maka yang harus disiapkan oleh destinasi pariwisata kita adalah alat-alat yang diperlukan untuk melaksanakan tanggap darurat ketika bencana itu terjadi," ujarnya.
Menurut Fadjar, sebuah kolaborasi juga diperlukan untuk pencegahan dan kesiapsiagaan bencana dalam mewujudkan rencana manajemen terpadu.