home lifestyle muslim

Pakar Beri Tips Aman Renang di Sungai Agar Tak Hanyut

Rabu, 01 Juni 2022 - 02:13 WIB
Ilustrasi Sungai Aare di Bern, Swiss. (Foto: Langit7.id/iStock)
Musibah hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril saat berenang di Sungai Aare, kota Bern, Swiss memantik banyak hikmah. Salah satunya adalah pentingnya mengetahui risiko dan teknik berenang di perairan terbuka.

Syawaludin Alisyahbana Harahap, Dosen dan pengajar renang di Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran mengatakan meskipun terlihat tenang, sungai menyimpan banyak bahaya. Berenang di perairan terbuka memiliki risiko lebih besar dibandingkan berenang di perairan terbatas (confined waters) seperti di kolam.

Baca Juga:Pencarian Eril, Tim Penyelam dan Drone Dikerahkan Sepanjang Sungai

"Kita mungkin tidak mengetahui banyak informasi tentang situasi dan kondisinya. Dan bisa terjadi perubahan kondisi yang tiba-tiba," kata Syawal dilansir laman resmi Unpad, Selasa (31/5/2022).

Pemegang sertifikat instruktur selam level internasional dari Association of Diving School International (ADSI) itu menjelaskan, ada dua faktor risiko yang wajib diketahui saat berenang di sungai. Risiko pertama berasal dari faktor alam, seperti adanya arus maupun kedalaman sungai yang tidak diketahui.

Kemudian kualitas air yang mungkin saja mengandung cemaran, hingga adanya biota (tumbuhan dan hewan) yang berbahaya juga termasuk risiko alam. Sementara risiko kedua berasal dari kondisi manusianya, seperti tingkat keterampilan renang, daya tahan tubuh, hingga faktor kewaspadaan.

Salah satu risiko yang kerap terjadi saat berenang di sungai adalah adanya arus yang tiba-tiba deras. Satu di antara penyebabnya adalah terjadinya hujan di area hulu yang menyebabkan air sungai menjadi meluap dan bergerak menuju hilir.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tips berenang emmeril khan mumtadz sungai aare
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya