Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pakar Beri Tips Aman Renang di Sungai Agar Tak Hanyut

fajar adhitya Rabu, 01 Juni 2022 - 02:13 WIB
Pakar Beri Tips Aman Renang di Sungai Agar Tak Hanyut
Ilustrasi Sungai Aare di Bern, Swiss. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Musibah hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril saat berenang di Sungai Aare, kota Bern, Swiss memantik banyak hikmah. Salah satunya adalah pentingnya mengetahui risiko dan teknik berenang di perairan terbuka.

Syawaludin Alisyahbana Harahap, Dosen dan pengajar renang di Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran mengatakan meskipun terlihat tenang, sungai menyimpan banyak bahaya. Berenang di perairan terbuka memiliki risiko lebih besar dibandingkan berenang di perairan terbatas (confined waters) seperti di kolam.

Baca Juga: Pencarian Eril, Tim Penyelam dan Drone Dikerahkan Sepanjang Sungai

"Kita mungkin tidak mengetahui banyak informasi tentang situasi dan kondisinya. Dan bisa terjadi perubahan kondisi yang tiba-tiba," kata Syawal dilansir laman resmi Unpad, Selasa (31/5/2022).

Pemegang sertifikat instruktur selam level internasional dari Association of Diving School International (ADSI) itu menjelaskan, ada dua faktor risiko yang wajib diketahui saat berenang di sungai. Risiko pertama berasal dari faktor alam, seperti adanya arus maupun kedalaman sungai yang tidak diketahui.

Kemudian kualitas air yang mungkin saja mengandung cemaran, hingga adanya biota (tumbuhan dan hewan) yang berbahaya juga termasuk risiko alam. Sementara risiko kedua berasal dari kondisi manusianya, seperti tingkat keterampilan renang, daya tahan tubuh, hingga faktor kewaspadaan.

Salah satu risiko yang kerap terjadi saat berenang di sungai adalah adanya arus yang tiba-tiba deras. Satu di antara penyebabnya adalah terjadinya hujan di area hulu yang menyebabkan air sungai menjadi meluap dan bergerak menuju hilir.

Baca Juga: Arus Deras Sungai Aare, Begini Tindakan Preventif Pemerintah Swiss

Dosen yang mengantongi sertifikat instruktur selam level internasional dari Association of Diving School International (ADSI) itu mengatakan, ketika dihadapkan pada air sungai yang tiba-tiba deras, perenang harus segera naik ke darat dan menjauhi tepi sungai. Jika arus sempat menyeret tubuh kita, maka jangan panik berlebihan.

"Segera bergerak/berenang untuk mencapai tepi dan jangan melawan arus. Setelah mencapai tepi, segera naik ke darat," ujar Syawal.

Selain itu, jika memungkinkan, mintalah bantuan kepada orang-orang yang ada di darat dengan cara berteriak dan melambai-lambaikan tangan. Karenanya, keberadaan pendamping saat berenang di perairan terbuka sangat penting.

"Harus ada pendamping yang selalu mengawasi dan mampu menolong saat dibutuhkan. Mematuhi aturan yang diterapkan di lokasi, serta menggunakan alat bantu renang seperti pelampung jika dibutuhkan," tuturnya.

Baca Juga:

Mengenal Sungai Aare Swiss, Tempat Anak Sulung Ridwan Kamil Hilang

Serupa tapi Tak Sama, Ini 11 Sungai Menakjubkan Selain Aare Swiss


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)