home edukasi & pesantren

Mengenal 3 Pola Pengasuhan terhadap Anak, No 1 dan 3 Tak Boleh Terjadi

Rabu, 04 Agustus 2021 - 06:38 WIB
ilustrasi orang tua dan anak (foto: langit7.id/istock)
Pakar Pengasuhan Anak Irwan Rinaldi menyebut anak akan rentan mengalami stress jika orang tua tidak menerapkan pola asuh yang tepat. Pola asuh bisa dilihat dari respon orang tua terhadap masalah yang dihadapi anak.

“Nah, bagaimana respon keluarga ketika mendapati anak stress akademik dan stress pengasuhan? respon ini dibagi dua. Ada sebagian keluarga yang merespon dengan positif, dan ada yang negatif,” kata Ayah Irwan dalam webinar yang disiarkan akun Youtube KemenPPPA, dikutip Selasa (3/8/2021).

Orang tua yang merespon positif adalah mereka yang mengembalikan fungsi anak dalam pendidikan anak. Kasih sayang yang menjadi hak anak menjadi optimal, demikian pula dalam pendampingan spiritual, pendampingan intelektual, pendampingan sosial, hingga pendampingan fisikal.

Hal yang menjadi masalah adalah ketika orang tua gugup dan tidak tahu cara mengasuh anak. Mereka hanya menjadi penyedia fasilitas saja, dan tidak memberikan apa yang menjadi hak anak. Secara umum, menurut Ayah Irwan ada tiga model pola asuh anak dalam keluarga, yakni:



Pertama, pola asuh otoriter (authoritarian parenting)


Orang tua dengan tipe pola asuh ini biasanya cenderung membatasi dan menghukum. Anak didesak untuk mengikuti perintah dan menghormati mereka. Orangtua dengan pola ini sangat ketat dalam memberikan batasan dan kendali yang tegas terhadap anak-anak, serta komunikasi verbal yang terjadi juga lebih satu arah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
parenting muslim ayah bunda parenting pola asuh
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya