Anak Bisa Bertubuh Tinggi, Ikuti Tips dari Dokter Ortopedi Ini
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 07 Juni 2022 - 11:03 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Memiliki tubuh ideal seperti tinggi badan yang semampai menjadi dambaan semua orang. Terlebih bila ingin masuk ke sekolah kedinasan yang mematok tinggi badan minimal sebagai syarat utama.
Bagi Sahabat Langit7 yang menginginkan sang anak bertubuh tinggi, alangkah baiknya mengenali faktor-faktor penentu yang bisa diterapkan sejak dini.
Dokter Ortopedi, dr. Asa Ibrahim Zainal Asikin, Sp.OT mengatakan faktor pertama yang paling menentukan tinggi badan adalah faktor genetik. Menurutnya, tinggi badan ayah atau ibu dan beberapa aspek genetik lain, sangat menentukan tinggi anak nantinya.
Baca juga: Psikolog: Demi Pertumbuhan Anak, Jangan Sering Sindir Mereka
Namun, selain faktor genetik ada unsur penting lain yang mempengaruhi yaitu nutrisi.
"Perlu diketahui, selama 100 tahun terakhir, rata-rata orang Korea bertambah tinggi 15 hingga 20 cm. Mengapa demikian? Sebab faktornya adalah perbedaan nutrisi. Maka itu, ketika ketika Anda dan suami memiliki tubuh pendek, tidak perlu khawatir dengan nasib anak, mereka bisa bertumbuh tinggi," terang dr Asa melalui unggahan di akun Twitter, @asaibrahim.
dr Asa menambahkan, dengan nutrisi yang baik, seseorang bisa mencapai tinggi optimal genetiknya. Bahkan jauh lebih tinggi dibanding ayah ibunya, yang bisa jadi saat kecil nutrisinya tidak sebaik anak-anaknya.
Bagi Sahabat Langit7 yang menginginkan sang anak bertubuh tinggi, alangkah baiknya mengenali faktor-faktor penentu yang bisa diterapkan sejak dini.
Dokter Ortopedi, dr. Asa Ibrahim Zainal Asikin, Sp.OT mengatakan faktor pertama yang paling menentukan tinggi badan adalah faktor genetik. Menurutnya, tinggi badan ayah atau ibu dan beberapa aspek genetik lain, sangat menentukan tinggi anak nantinya.
Baca juga: Psikolog: Demi Pertumbuhan Anak, Jangan Sering Sindir Mereka
Namun, selain faktor genetik ada unsur penting lain yang mempengaruhi yaitu nutrisi.
"Perlu diketahui, selama 100 tahun terakhir, rata-rata orang Korea bertambah tinggi 15 hingga 20 cm. Mengapa demikian? Sebab faktornya adalah perbedaan nutrisi. Maka itu, ketika ketika Anda dan suami memiliki tubuh pendek, tidak perlu khawatir dengan nasib anak, mereka bisa bertumbuh tinggi," terang dr Asa melalui unggahan di akun Twitter, @asaibrahim.
dr Asa menambahkan, dengan nutrisi yang baik, seseorang bisa mencapai tinggi optimal genetiknya. Bahkan jauh lebih tinggi dibanding ayah ibunya, yang bisa jadi saat kecil nutrisinya tidak sebaik anak-anaknya.