Bersihkan Diri dari Atribut Duniawi, Ini Tata Cara Pakai Ihram
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 08 Juni 2022 - 13:31 WIB
Kain ihram memiliki makna kembali ke fitrah seperti saat dilahirkan. Foto: Istimewa
Kain ihram merupakan pakaian wajib yang dikenakan umat Muslim ketika hendak melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Baju yang berwarna putih ini melambangkan kesucian.
Baju ihram adalah simbol pelepasan atribut duniawi dan menjadi kembali fitrah seperti saat dilahirkan. Namun, untuk diketahui ada tata cara dalam menggunakan kain ihram.
Baca juga: Ternyata Ini Asal-usul Lengan Kanan Pakaian Ihram Pria Terbuka
Sebelum menggunakan pakaian ihram para jemaah calon haji dianjurkan untuk membersihkan diri. Jemaah disarankan untuk memotong kuku jari tangan dan kaki, mencukur bulu ketiak dan kemaluan, menyisir rambut dan janggut, memotong kumis, mandi atau paling tidakberwudhu. Sedangkan untuk pria disarankan memakai parfum.
Pakaian ihram pria terdiri dari dua lembar kain. Satu kain dililitkan di bagian atas tubuh kecuali kepala. Biasanya disampirkan pada kedua bahu tetapi dalam waktu tertentu harus disampirkan di satu bahu. Yang lainnya dililitkan di bagian bawah tubuh. Anda dapat memperbaiki bagian ini dengan ikat pinggang, ikat pinggang uang, atau pin.
Untuk pakaian ihram wanita adalah pakaian longgar biasa yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan tangan. Di beberapa negara merupakan tradisi bagi wanita untuk mengenakan pakaian khusus, seperti gaun putih atau jubah hitam, untuk ihram, tetapi ini tidak wajib.
Baca juga: Niat Berhaji, Jadikan Mekkah dan Madinah Kampung Halaman
Baju ihram adalah simbol pelepasan atribut duniawi dan menjadi kembali fitrah seperti saat dilahirkan. Namun, untuk diketahui ada tata cara dalam menggunakan kain ihram.
Baca juga: Ternyata Ini Asal-usul Lengan Kanan Pakaian Ihram Pria Terbuka
Sebelum menggunakan pakaian ihram para jemaah calon haji dianjurkan untuk membersihkan diri. Jemaah disarankan untuk memotong kuku jari tangan dan kaki, mencukur bulu ketiak dan kemaluan, menyisir rambut dan janggut, memotong kumis, mandi atau paling tidakberwudhu. Sedangkan untuk pria disarankan memakai parfum.
Pakaian ihram pria terdiri dari dua lembar kain. Satu kain dililitkan di bagian atas tubuh kecuali kepala. Biasanya disampirkan pada kedua bahu tetapi dalam waktu tertentu harus disampirkan di satu bahu. Yang lainnya dililitkan di bagian bawah tubuh. Anda dapat memperbaiki bagian ini dengan ikat pinggang, ikat pinggang uang, atau pin.
Untuk pakaian ihram wanita adalah pakaian longgar biasa yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan tangan. Di beberapa negara merupakan tradisi bagi wanita untuk mengenakan pakaian khusus, seperti gaun putih atau jubah hitam, untuk ihram, tetapi ini tidak wajib.
Baca juga: Niat Berhaji, Jadikan Mekkah dan Madinah Kampung Halaman