Iklan Palsu Tawaran Jadi Nasabah BCA Prioritas, Pakar Ingatkan Hal Ini
Ummu hani
Rabu, 08 Juni 2022 - 18:35 WIB
Iklan palsu tawaran jadi nasabah BCA Prioritas. (Foto: Twitter/@achietmokoginta)
Sejumlah warganet mengeluhkan adanya iklan yang berisi tawaran untuk menjadi nasabah BCA Prioritas. Alih-alih mendapatkan layanan, calon nasabah justru menjadi korban phishing.
Salah satu warganet dengan nama akun Twitter @achietmokoginta, mengeluhkan uang sang adik terkuras Rp118 juta dalam waktu kurang dari 30 menit usai mengklik iklan yang ada di Instagram. "Temen temen info, ya, kalau ada iklan ini jangan diklik. Adek gue kena Rp118 juta cuma dalam kurang 30 menit aja. Dear @BankBCA ini menggunakan alamat dan nama kalian, bukannya untuk mobile banking ada limit harian?" cuitnya.
Baca Juga:Microsoft Office Rentan Diretas, Ini Cara Mengatasinya
Dalam iklan palsu tersebut, ada syarat yang disertakan untuk menjadi nasabah BCA Prioritas. Nasabah hanyaperlu memiliki saldo mengendap Rp10 juta pada tabungan/giro, dan memiliki m-banking BCA.
Menanggapi kasus tersebut, pakar keamanan siber Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan dan Komunikasi CISSReC, Pratama Persadha, menyebut kasus ini menggunakan model phishing. "Kasus ini tak hanya lewat di Instagram, tapi juga Facebook. Pelaku menggunakan tools pada Facebook Ads untuk menyebarkan iklan di Facebook dan Instagram," ujarnya kepada Langit7.id, Rabu (8/6/2022).
Menurut Pratama, pembobolan akun perbankan ini bukan hanya dari mengklik iklan, melainkan interaksi di WhatsApp yang diarahkan pelaku. Dari akun tersebut mereka beriklan dan mengarahkan korban untuk mengirim pesan ke WhatsApp pelaku.
Baca Juga:Waspada Phishing, Ini 3 Cara Identifikasi Link Palsu
Salah satu warganet dengan nama akun Twitter @achietmokoginta, mengeluhkan uang sang adik terkuras Rp118 juta dalam waktu kurang dari 30 menit usai mengklik iklan yang ada di Instagram. "Temen temen info, ya, kalau ada iklan ini jangan diklik. Adek gue kena Rp118 juta cuma dalam kurang 30 menit aja. Dear @BankBCA ini menggunakan alamat dan nama kalian, bukannya untuk mobile banking ada limit harian?" cuitnya.
Baca Juga:Microsoft Office Rentan Diretas, Ini Cara Mengatasinya
Dalam iklan palsu tersebut, ada syarat yang disertakan untuk menjadi nasabah BCA Prioritas. Nasabah hanyaperlu memiliki saldo mengendap Rp10 juta pada tabungan/giro, dan memiliki m-banking BCA.
Menanggapi kasus tersebut, pakar keamanan siber Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan dan Komunikasi CISSReC, Pratama Persadha, menyebut kasus ini menggunakan model phishing. "Kasus ini tak hanya lewat di Instagram, tapi juga Facebook. Pelaku menggunakan tools pada Facebook Ads untuk menyebarkan iklan di Facebook dan Instagram," ujarnya kepada Langit7.id, Rabu (8/6/2022).
Menurut Pratama, pembobolan akun perbankan ini bukan hanya dari mengklik iklan, melainkan interaksi di WhatsApp yang diarahkan pelaku. Dari akun tersebut mereka beriklan dan mengarahkan korban untuk mengirim pesan ke WhatsApp pelaku.
Baca Juga:Waspada Phishing, Ini 3 Cara Identifikasi Link Palsu