LANGIT7.ID, Jakarta -
Microsoft ada kerentanan yang menjadi celah
peretasan atau
hacker untuk mengambil alih komputer pengguna melalui file Microsoft Office dan Word. Hal tersebut terjadi karena adanya kerentanan (
vulnerability) bernama Follina.
Menurut laporan media teknologi Digital Trends, kerentanan Follina terdeteksi di Microsoft Office versi 2013, 2016, 2019, 2021, Office ProPlus, dan Office 365. Kerentanan ini pertama kali terdeteksi pada 27 Mei 2022.
Baca Juga: Waspada Phishing, Ini 3 Cara Identifikasi Link PalsuCelah ini memengaruhi file
Rich Text Format (.rtf) dan
template yang ada di Microsoft Word. Diketahui, dokumen dalam format RTF dipercaya lebih aman dari serangan virus. Melalui kerentanan Follina,
hacker mengeksploitasi dengan cara mengirimkan file Rich Text Format (.rtf) atau
template Microsoft berisi program berbahaya ke korbannya.
Program tersebut bekerja dari sumber eksternal meski pengguna tidak membuka file atau
template yang dikirimkan. Kemudian, program berbahaya itu mengambil alih komputer pengguna.
Bahkan, peretas bisa menjalankan perintah melalui Microsoft Support Diagnostic Tool (MSDT). MSDT ini merupakan alat yang biasa digunakan Microsoft untuk menganalisis data diagnostik serta mengatasi masalah pengguna.
Baca Juga: Kominfo Bakal Tutup Aplikasi yang Curi Data PribadiTerkait ini, Microsoft sudah mengatasi masalah celah Follina di Microsoft Word dengan cara menonaktifkan alat MSDT yang diketahui menjadi akses peretas ke komputer pengguna. Melansir dari blog resmi Microsoft Security Response Center, Senin (6/6/2022) berikut cara menonaktifkan MSDT.
1. Jalankan Command Prompt sebagai Administrator .
2. Untuk membuat cadangan kunci registri, jalankan perintah "reg export HKEY_CLASSES_ROOTms-msdt filename"
3. Jalankan perintah "reg delete HKEY_CLASSES_ROOTms-msdt /f".
Baca Juga:
Kominfo Usut Dugaan Pemanfaatan Data Pribadi Beberapa Aplikasi
Jaga Rekening Tetap Aman, Ini 5 Cara Terhindar dari Skimming(asf)