Unik, Pesantren Sidogiri Sediakan Ribuan Sandal Umum agar Tak Ada Ghasab
Muhajirin
Sabtu, 11 Juni 2022 - 14:25 WIB
Sandal umum anti-ghasab tertata rapi di Masjid Pondok Pesantren Sidogiri (foto: Instagram/Sidogirian)
Santri dinilai sebagai seseorang yang berakhlakul karimah, paham ilmu agama, tawadhu dan selalu mengamalkan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, di luar persepsi itu terdapat budaya ghasab yang sulit dihilangkan di kalangan santri. Ghasab berasal dari bahasa Arab yang berarti merampas atau setengah memaksa.
Secara umum, ghasab adalah mempergunakan barang milik orang lain dengan niatan tidak memilikinya tanpa sepengetahuan pemiliknya. Kata ghasab sudah tidak asing di kalangan pesantren, khususnya ghasab sandal.
Akan tetapi, ghasab sandal ini tidak berlaku lagi di Pondok PesantrenSidogiri, Pasuruan, Jawa Timur. Di pesantren ini terdapat sandal umum bertuliskan ‘khusus santri di PPS’.
Baca Juga: Alasan Mulia Pesantren Sidogiri Tak Mau Terima Bantuan Pemerintah
Sandal umum itu sudah dimulai sejak Dzulqa'dah 1442 H. Sandal ini khusus santri di Pondok Pesantren Sidogiri saja. Biaya pengadaan sandal diperoleh dari sumbangan jemaah pesantren.
Namun, di luar persepsi itu terdapat budaya ghasab yang sulit dihilangkan di kalangan santri. Ghasab berasal dari bahasa Arab yang berarti merampas atau setengah memaksa.
Secara umum, ghasab adalah mempergunakan barang milik orang lain dengan niatan tidak memilikinya tanpa sepengetahuan pemiliknya. Kata ghasab sudah tidak asing di kalangan pesantren, khususnya ghasab sandal.
Akan tetapi, ghasab sandal ini tidak berlaku lagi di Pondok PesantrenSidogiri, Pasuruan, Jawa Timur. Di pesantren ini terdapat sandal umum bertuliskan ‘khusus santri di PPS’.
Baca Juga: Alasan Mulia Pesantren Sidogiri Tak Mau Terima Bantuan Pemerintah
Sandal umum itu sudah dimulai sejak Dzulqa'dah 1442 H. Sandal ini khusus santri di Pondok Pesantren Sidogiri saja. Biaya pengadaan sandal diperoleh dari sumbangan jemaah pesantren.