home lifestyle muslim

Makanan Para Datuk, Rendang Dibuat dari Bahan Berfilosofi Tinggi

Senin, 13 Juni 2022 - 18:03 WIB
Rendang makanan khas masyarakat Minangkabau. Foto: Unsplash.
Tahukah Sahabat Langit7 bila nama rendang bukanlan merujuk pada makanannya namun melainkan pada proses pengolahannya? Merujuk dari Kementerian Pendidikan Direktorat Jenderal Kebudayaan rendang atau randang berasal dari kata marandang.

Istilah marandang sendiri berarti proses mengolah lauk berbahan dasar santan dengan cara memasak hingga kandungan airnya kering atau habis. Rendang merupakan makanan tradisional yang berasal dari Sumatera Barat atau biasa disiapkan oleh masyarakat Minangkabau.

Baca juga: Jangan Ragu Makan Rendang, Masakan Minang Terkenal Halal

Rendang atau ‘Randang’ dalam bahasa setempat lebih dikenal orang sebagai makanan khas dari Padang. Sehingga seringkali penyebutan rendang adalah rendang padang, bukan rendang Minangkabau.

Jadi, bila merujuk dari istilah dasarnya, rendang adalah kering air. Makanan ini pada umumnya berwarna merah kecoklatan, coklat sampai coklat kehitaman.

Proses pembuatan rendang adalah cara sederhana masyarakat Minangkabau pada masa lalu dalam mengawetkan makanan. Proses pengawetan ini dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan bahan kimia tetapi melalui proses pemanasan berkali-kali. Semakin kering randangnya, maka semakin membuatnya tahan lebih lama.

Konon, ada kalanya suatu waktu masyarakat memasak daging menggunakan banyak santan dan bumbu tertentu yang tidak habis dalam sehari konsumsi. Untuk mencegah terbuangnya makanan yang bersisa, maka masyarakat mencoba cara bagaimana membuat makanan tersebut bisa bertahan lama dan tetap layak konsumsi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sejarah rendang makanan tradisional filosofi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya