Dosen UIN Jakarta: Islamofobia adalah Industri yang Direkayasa dengan Dana Fantastis
Muhajirin
Selasa, 14 Juni 2022 - 15:04 WIB
Kampanye menolak Islamofobia (foto: theowp.org)
Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Zezen Zaenal Muttaqin, mengatakan, Islamofobia telah menjadi industri. Dia berkaca pada fenomena islamofobia di Amerika Serikat.
Meski terjadi di Amerika Serikat, akan tetapi Amerika Serikat merupakan salah satu negara berpengaruh di dunia. Hal itu menyebabkan segala kebijakan di Amerika Serikat bisa berpengaruh pada seluruh negara di dunia.
"Islamofobia sudah menjadi industri, maka kita ketahui sesuatu yang bernilai ekonomis," kata Zezen di kanal Youtube-nya, dikutip Selasa (14/6/2022).
Baca Juga:Tak Hanya Hina Nabi Muhammad, Ini Daftar Kejahatan BJP India kepada Umat Islam
Dia menganalogikan industri islamofobia dengan industri film. Dalam industri film, maka tentu akan berbicara tentang rumah produksi hingga tujuan yang hendak dicapai. Secara keseluruhan, tujuan memproduksi film adalah untuk menghasilkan uang. Ada nilai ekonomi di dalamnya.
Dalam kasus islamofobia, bisa diidentifikasi tujuan dan siapa produsen dari islamofobia. Tujuan industri Islamofobia adalah memproduksi ketakutan dan kebencian kepada umat Islam.
"Produsennya banyak, dari produsen ini, uang milyaran dolar dihasilkan," kata Zezen.
Meski terjadi di Amerika Serikat, akan tetapi Amerika Serikat merupakan salah satu negara berpengaruh di dunia. Hal itu menyebabkan segala kebijakan di Amerika Serikat bisa berpengaruh pada seluruh negara di dunia.
"Islamofobia sudah menjadi industri, maka kita ketahui sesuatu yang bernilai ekonomis," kata Zezen di kanal Youtube-nya, dikutip Selasa (14/6/2022).
Baca Juga:Tak Hanya Hina Nabi Muhammad, Ini Daftar Kejahatan BJP India kepada Umat Islam
Dia menganalogikan industri islamofobia dengan industri film. Dalam industri film, maka tentu akan berbicara tentang rumah produksi hingga tujuan yang hendak dicapai. Secara keseluruhan, tujuan memproduksi film adalah untuk menghasilkan uang. Ada nilai ekonomi di dalamnya.
Dalam kasus islamofobia, bisa diidentifikasi tujuan dan siapa produsen dari islamofobia. Tujuan industri Islamofobia adalah memproduksi ketakutan dan kebencian kepada umat Islam.
"Produsennya banyak, dari produsen ini, uang milyaran dolar dihasilkan," kata Zezen.