home wisata halal

Kiai Aiyub: KHI Dorong Indonesia Pimpin Wisata Halal Dunia

Rabu, 15 Juni 2022 - 08:04 WIB
Kongres ini menjadi momentum pertemuan pegiat dan pelaku industri halal mengambil kebijakan terkait produk halal dan wisata halal. Foto: Humas MUI.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ekonomi Syariah dan Halal, KH Sholahuddin Al-Aiyub, mengatakan bahwa Kongres Halal Internasional (KHI) 2022 yang berlangsung mulai Selasa (14/6/2022) sampai Sabtu (18/6/2022) bisa mendorong Indonesia menjadi pemimpin sektor produk halal dan wisata halal dunia.

Kongres yang diikuti peserta maupun pembicara 40 negara tersebut, lanjut Kiai Aiyub, sangatlah penting. Kongres ini menjadi momentum pertemuan pegiat dan pelaku industri halal mengambil kebijakan terkait produk halal dan wisata halal.

“Ini pertemuan antar pemangku kepentingan, pelaku industri, pegiat halal, dan masyarakat luas dalam bersinergi dan berkolaborasi mendorong Indonesia sebagai produsen halal terkemuka di dunia,” ujar Kiai Aiyub dalam keterangannya di pembukaan KHI 2022 di Hotel Novotel, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Selasa.

Baca Juga:Wapres Beri BPJPH Target 10 Juta Sertifikasi Halal UKM

Indonesia sendiri, ujar Ketua Tim Pengarah KHI 2022 itu, memiliki faktor besar untuk memimpin sektor produk dan wisata halal. Indonesia didukung oleh sumber daya manusia yang unggul dan sumber daya alam melimpah. Sejak lama, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia telah menjadi pasar terbesar industri halal di dunia.

“Global IslaIndonesia didukung oleh sumber daya manusia yang unggul dan sumber daya alam melimpah. Sejak lama, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia telah menjadi pasar terbesar industri halal di dunia.mic Economy report pada 2020/2021 menyebutkan pengeluaran konsumen muslim untuk makanan dan minuman halal, farmasi, kosmetik halal, pariwisata ramah muslim dan gaya hidup halal pada 2019 mencapai 2,2 triliun dolar AS. Konsumsi produk halal Indonesia pada 2019 mencapai 114 miliar dolar AS. Ini menjadikan Indonesia sebagai konsumen terbesar sektor ini,” ujarnya.

Baca Juga:PD Pontren: Pesantren Khilafatul Muslimin Tidak Terdaftar di Kemenag
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
wisata halal bangka belitung industri halal ketua mui kongres halal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya