MUI Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketersediaan Produk dan Jasa Halal
Redaksi
Rabu, 15 Juni 2022 - 07:45 WIB
Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan ketersediaan produk dan jasa halal di Indonesia. FotoL Humas MUI.
Dalam penyelenggaraan urusan halal di Indonesia terdapat tiga aktor utama yaitu BPJPH, LPH, dan MUI. Ketiganya mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda-beda namun saling terhubung dalam satu ekosistem penyelenggaraan produk halal yang terintegrasi.
Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan ketersediaan produk dan jasa halal di Indonesia.
Ia menuturkan bahwa kebutuhan akan produk halal mulai menjadi standar kehidupan masyarakat muslim Indonesia, bahkan telah diadopsi oleh masyarakat non muslim.
Baca Juga:Wapres Beri BPJPH Target 10 Juta Sertifikasi Halal UKM
“Dalam ajaran Islam, kita diajarkan dan diperintahkan untuk mengkonsumsi yang halalan thoyyiban. Sebagaimana perintah ini termaktub dalam surah al-Baqarah ayat 168 dan 172,” kata Kiai Marsudi Syuhud dalam siaran pers, Rabu (15/6/2022).
Kiai Marsudi Syuhud juga menegaskan, peningkatan produk dan jasa halal harus bisa dirasakan oleh umat muslim di Indonesia secara menyeluruh dari Sabang sampai Merauke.
Karenanya untuk mewujudkan rencana Pemerintah yang mencanangkan Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia tahun 2024, diperlukan inovasi secara berkelanjutan untuk dalam menyediakan dan memenuhi kebutuhan produk dan jasa halal.
Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan ketersediaan produk dan jasa halal di Indonesia.
Ia menuturkan bahwa kebutuhan akan produk halal mulai menjadi standar kehidupan masyarakat muslim Indonesia, bahkan telah diadopsi oleh masyarakat non muslim.
Baca Juga:Wapres Beri BPJPH Target 10 Juta Sertifikasi Halal UKM
“Dalam ajaran Islam, kita diajarkan dan diperintahkan untuk mengkonsumsi yang halalan thoyyiban. Sebagaimana perintah ini termaktub dalam surah al-Baqarah ayat 168 dan 172,” kata Kiai Marsudi Syuhud dalam siaran pers, Rabu (15/6/2022).
Kiai Marsudi Syuhud juga menegaskan, peningkatan produk dan jasa halal harus bisa dirasakan oleh umat muslim di Indonesia secara menyeluruh dari Sabang sampai Merauke.
Karenanya untuk mewujudkan rencana Pemerintah yang mencanangkan Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia tahun 2024, diperlukan inovasi secara berkelanjutan untuk dalam menyediakan dan memenuhi kebutuhan produk dan jasa halal.