Kementan Terima 800.000 Vaksin PMK, Segera Disalurkan ke Zona Merah dan Kuning
Redaksi
Jum'at, 17 Juni 2022 - 15:28 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat menerima kedatangan 800.000 dosis vaksin PMK di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (17/6/2022) (Dok Kementan)
Kementerian Pertanian (Kementan) menerima vaksin untuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sebanyak 800 ribu dosis. Vaksin ini akan langsung didistribusikan melalui pemerintah daerah dan posko darurat PMK yang diprioritaskan kepada daerah zona merah dan kuning.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menerima secara langsung kedatangan vaksin tahap kedua di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (17/6/2022) dini hari.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Bea Cukai atas kerja samanya, Kapolres, dan jajaran Karantina yang sudah bekerja. Hari ini kita makin percaya diri bahwa berbagai upaya maksimal dari Kementan bersama Gubernur dan para Bupati serta jajaran Pemerintah Daerah yang dalam mengendalikan PMK dapat berjalan maksimal," ujar Syahrul Yasin Limpo, dalam siaran pers, Jumat (17/6/2022).
Baca Juga: 5 Cara Memilih Hewan Kurban Sehat di Tengah Wabah PMK
Mentan berharap, kedatangan vaksin bisa disambut dengan sigap melalui kerjasama yang baik antara Kabupaten, crisis center dan pihak lainnya, sehingga mereka mampu mempersiapkan penyuntikan sekaligus melakukan pengobatan secara maksimal.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menerima secara langsung kedatangan vaksin tahap kedua di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (17/6/2022) dini hari.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Bea Cukai atas kerja samanya, Kapolres, dan jajaran Karantina yang sudah bekerja. Hari ini kita makin percaya diri bahwa berbagai upaya maksimal dari Kementan bersama Gubernur dan para Bupati serta jajaran Pemerintah Daerah yang dalam mengendalikan PMK dapat berjalan maksimal," ujar Syahrul Yasin Limpo, dalam siaran pers, Jumat (17/6/2022).
Baca Juga: 5 Cara Memilih Hewan Kurban Sehat di Tengah Wabah PMK
Mentan berharap, kedatangan vaksin bisa disambut dengan sigap melalui kerjasama yang baik antara Kabupaten, crisis center dan pihak lainnya, sehingga mereka mampu mempersiapkan penyuntikan sekaligus melakukan pengobatan secara maksimal.