MUI Minta Indonesia Bertindak Hentikan Kriminalisasi Muslim India
Muhajirin
Jum'at, 17 Juni 2022 - 18:16 WIB
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menilai pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melakukan langkah-langkah bilateral untuk meredam diskriminasi dan kriminalisasi terhadap muslim India.
"Saya kira pemerintah (Indonesia) dalam hal ini perlu juga melakukan pembicaraan bilateral dengan India, agar segera menghentikan. Kan Menteri Luar Negeri kita sudah memanggil Dubes India, sudah mengingatkan ini," kata Sudarnoto kepada LANGIT7.ID saat ditemui di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2022).
Baca Juga: 2 Remaja Muslim Tewas dalam Aksi Protes Penghinaan Rasulullah di India
Dia menilai, negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) perlu mengadakan pertemuan tingkat menteri untuk membicarakan hal tersebut. Ini karena beberapa negara OKI sudah mengeluarkan kecaman terhadap masalah tersebut, terutama saat terjadi penghinaan Nabi Muhammad SAW yang dilakukan politisi Bharatiya Janata Party (BJP).
"Bahkan (negara-negara) non-OKI juga sudah menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Saya juga usulkan agar pemerintah kita agar semakin proaktif untuk menangani isu muslim di India ini," kata Sudarnoto.
"Saya kira pemerintah (Indonesia) dalam hal ini perlu juga melakukan pembicaraan bilateral dengan India, agar segera menghentikan. Kan Menteri Luar Negeri kita sudah memanggil Dubes India, sudah mengingatkan ini," kata Sudarnoto kepada LANGIT7.ID saat ditemui di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2022).
Baca Juga: 2 Remaja Muslim Tewas dalam Aksi Protes Penghinaan Rasulullah di India
Dia menilai, negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) perlu mengadakan pertemuan tingkat menteri untuk membicarakan hal tersebut. Ini karena beberapa negara OKI sudah mengeluarkan kecaman terhadap masalah tersebut, terutama saat terjadi penghinaan Nabi Muhammad SAW yang dilakukan politisi Bharatiya Janata Party (BJP).
"Bahkan (negara-negara) non-OKI juga sudah menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Saya juga usulkan agar pemerintah kita agar semakin proaktif untuk menangani isu muslim di India ini," kata Sudarnoto.