home edukasi & pesantren

Kecerdasan Anak-anak Talang Airguci, Mengasah Harapan di Tengah Hutan

Sabtu, 18 Juni 2022 - 14:36 WIB
Hanif Azhar bersama murid-muridnya di Talang Airguci, Muara Enim (Dok Pribadi)
Aktivis Pendidikan dan Sosial, Hanif Azhar, merasa kaget saat pertama kali menginjakkan kaki di Talang Airguci, Desa Sugihan, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera-Selatan.

“Saya seperti memasuki lorong waktu. Saya masuk 2015, tapi berasa hidup pada tahun sebelum kemerdekaan. Tidak ada listrik, tidak ada apa-apa,” kata Hanif kepada LANGIT7.ID, Kamis (16/6/2022).

Sebagai Pengajar Muda dari Indonesia Mengajar, Hanif tak lepas dari laporan yang harus dikerjakan. Itu punya tantangan tersendiri. Tidak ada listrik, sinyal pun lari-lari. Kata Hanif, HP harus digantung ke tempat tinggi seperti jendela rumah atau bahkan pohon untuk mendapatkan sinyal. Itu pun kalau ada.

“Kita banyak laporan, butuh koordinasi, jadi butuh listrik, lari ke desa melewati hutan untuk cas laptop sambil ngerjain laporan,” tutur Hanif.



Baca Juga: Cerita dari Muara Enim: Kaya SDA namun Masyarakat Miskin dan Pendidikan Tertinggal

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pendidikan pedalaman daerah sekolah dasar indonesia mengajar daerah tertinggal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya